GAZA, BERITAMERDEKAONLINE.COM – Kelompok pertama dari 39 perempuan dan anak-anak Palestina dibebaskan dari penjara Israel. Ini dilakukan sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas.
Dilansir dari Al Jazeera, mediator Qatar mengatakan 13 warga Israel, termasuk warga negara ganda, 10 warga Thailand dan satu warga Filipina, juga dibebaskan Hamas di Gaza. Setelah tujuh minggu berperang, warga Palestina di Gaza menyambut jeda pertama pertempuran dengan perasaan campur aduk.
BACA JUGA : Taiwan Diguncang Gempa Magnitudo 5,4, Gedung-Gedung di Taipei Berguncang – Berita Merdeka Online
Tentara Israel sendiri mengatakan bahwa Gaza utara sudah berada di luar batas. Mereka terus menghalangi para pengungsi untuk kembali ke rumah mereka. Tercatat lebih dari 14.800 orang tewas di Gaza sejak 7 Oktober. Di Israel, jumlah korban tewas akibat serangan Hamas mencapai 1.200 orang.
Sebelumnya, kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa pihaknya telah memberi tahu keluarga para tawanan yang akan dibebaskan setelah menerima daftar nama-nama tersebut. Media Israel melaporkan bahwa daftar tersebut mencakup 13 tawanan, termasuk tujuh anak-anak. Kantor perdana menteri tidak mengatakan berapa banyak nama yang ada dalam daftar yang mereka terima. (INT)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan