DENPASAR, BERITAMERDEKAONLINE.COM – Kepolisian Resor (Polres) Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung, Bali menyiapkan skema pengamanan khusus. Terkait menghadapi lonjakan jumlah penumpang pada libur Natal 2023-Tahun Baru 2024 (Nataru).
“Paling penting dari upaya menghadapi libur Natal-Tahun Baru 2024 adalah mengatur lalu lintas. Karena kepadatan kendaraan dan juga penumpang yang keluar ataupun masuk ke Bali, melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,” kata Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai AKBP Ida Ayu Wikarniti dilansir dari laman Antara, Sabtu (16/12/2023).
Dia mengatakan, potensi kerawanan pasti ada dua. “Yaitu, macet dan kedua yang sering terjadi, yaitu begitu banyak bagasi tertukar atau ketinggalan,” ujar AKBP Ida.
Pemetaan dan skenario rekayasa lalu lintas, kata dia, sangat penting. “Mengingat padatnya penumpang, Polres Bandara memprediksi akan ada 1,2 juta orang yang keluar dan masuk Bandara Ngurah Rai,” kata dia.
Bahkan, kata dia, juga diprediksi akan melonjak lebih dari angka itu, pada masa libur Nataru mendatang. Hal itu berdasarkan data pelintasan penumpang dimiliki Polres Bandara.
Sebab, data tersebut menunjukkan, ada peningkatan penumpang sangat signifikan dari tahun 2022 ke tahun 2023. Pada 2022, jumlah penumpang menyentuh angka 12.519.809 orang.
Sementara, jumlah penumpang hingga November 2023 mencapai 19.492.983. “Sehingga diprediksi akan tembus angka 20 juta orang pada akhir tahun,” katanya.
Kepadatan penumpang pada akhir tahun ini juga diprediksi meningkat tajam. Sebab, General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Handy Heryudhitiawan mengungkap, pihaknya menerima 605 pengajuan tambahan penerbangan dari maskapai.
Tepatnya, untuk Natal 2023-Tahun Baru 2024. Itu, terdiri dari tambahan 302 penerbangan kedatangan dan 303 penerbangan keberangkatan.
“Untuk pelayanan, Polres Bandara menyiapkan Pos Pelayanan Terpadu dengan koordinasi dengan pihak Asvec Angkasa Pura. Kemudian, Lanud I Gusti Ngurah Rai, Kodam Udayana, KKP, Kesehatan, dan stakeholder lainnya,” kata AKBP Ida.
Polres Bandara Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menyiapkan 55 orang personel, pada masa libur Nataru. Para personel tersebut, juga termasuk dalam Operasi Lilin Agung.
Dia juga berharap tidak ada penumpukan penumpang yang dapat menimbulkan kemacetan panjang di Bandara Ngurah Rai. Kalaupun jadwal penerbangan terbilang padat, pihaknya akan melakukan upaya rekayasa lalu lintas.
“Kami masih menunggu penerbangan yang ada, apakah jadwalnya itu nanti akan diatur kembali. Karena memang penerbangan untuk jalur jam pagi lumayan kosong, mulai padat pada jam 11 siang,” katanya. (INT)




Tinggalkan Balasan