AMBARAWA, Berita Merdeka Online – Ketua DPP PEPABRI, Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Dr. (H.C.) Agum Gumelar, S.H., memimpin perayaan puncak HUT PEPABRI yang ke-65 di Monumen Palagan Ambarawa.

Acara ini turut dihadiri oleh Pj. Gubernur Jawa Tengah, Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Nana Sudjana, M.M., Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Budi Irawan, S.I.P., M.Si., serta Wakapolda Jateng Brigjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. pada Kamis (12/9/2024).

Para Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri, serta pejabat Forkopimda dan TNI-Polri turut hadir dalam acara ini. Beberapa tokoh nasional, seperti Mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn.) H. Yudo Margono, S.E., M.M., C.S.F.A., Mantan Kasad Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., dan Mantan Gubernur Jawa Tengah Letnan Jenderal TNI (Purn.) H. Bibit Waluyo, juga menghadiri perayaan tersebut.

Perayaan ini diadakan di Monumen Palagan Ambarawa sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang gugur dalam pertempuran Ambarawa demi kemerdekaan Indonesia.

Acara ini ditandai dengan drama kolosal yang menggambarkan pertempuran tersebut, diikuti dengan peletakan karangan bunga dan doa untuk para pahlawan bangsa.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarahnya dan menghormati jasa pahlawannya,” kata Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Dr. (H.C.) Agum Gumelar, S.H., dalam pidatonya sebagai Ketua Umum PEPABRI.

Dalam semangat perjuangan yang diwariskan oleh para pahlawan, PEPABRI mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan menanamkan semangat persatuan guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

PEPABRI juga mendorong agar semua elemen bangsa tetap solid dalam mengawal proses demokrasi, demi menjaga stabilitas nasional.

Menurut Agum Gumelar, Indonesia memiliki semua syarat untuk menjadi bangsa yang besar.

“Dengan populasi terbesar keempat di dunia, bonus demografi, letak geografis yang strategis, serta kekayaan alam yang melimpah, kita memiliki potensi besar untuk menjadi bangsa yang maju,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan sebagai prioritas utama dalam membangun bangsa, sesuai dengan tema HUT PEPABRI ke-65, “Rajut Persatuan Demi Keutuhan Bangsa.”

Selain itu, Agum Gumelar juga menyoroti pentingnya mempersiapkan generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat.

“Generasi muda harus siap menghadapi perubahan dan mampu menguasai teknologi masa depan,” tambahnya.

Dalam konteks Pilkada mendatang, PEPABRI berkomitmen untuk tetap menjaga netralitas.

“Perbedaan pilihan saat pemilihan harus berakhir ketika prosesnya selesai. Setelahnya, kita harus bersatu dan menghormati hasil keputusan demokrasi,” tutupnya. (lim)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.