Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Ikatan Putra Putri Kampus Provinsi Bengkulu melakukan audiensi dengan Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu. Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan wadah untuk memperkuat jejaring antara mahasiswa berprestasi dengan kalangan pengusaha muda.

Ikatan Putra Putri Kampus Bengkulu Audiensi dengan HIPMI, Mahasiswa Dorong Sinergi dengan Pengusaha Muda.


‎Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan gagasan serta harapan agar generasi kampus dapat dilibatkan dalam program-program kewirausahaan maupun kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Bagi Ikatan Putra Putri Kampus, bertemu dengan HIPMI merupakan langkah strategis dalam memperluas wawasan sekaligus membangun kemitraan.

‎Sekretaris Ikatan Putra Putri Kampus Provinsi Bengkulu, Sally Rahma Putri, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berdiskusi dengan HIPMI. Ia menilai pertemuan ini memberi motivasi baru bagi para mahasiswa.

‎“Kami berterima kasih banyak atas wawasan yang telah diberikan Ketua Umum BPD HIPMI. Semoga ke depan terjalin kolaborasi yang nyata antara mahasiswa dan HIPMI dalam berbagai program, baik bidang pendidikan, kewirausahaan, maupun pengembangan masyarakat,” kata Sally, di Lavenrice, Kota Bengkulu, Jumat (19/9/2025).i

‎Menurut Sally, generasi muda kampus membutuhkan contoh nyata dari para pengusaha muda yang telah lebih dahulu berkiprah. Kolaborasi diharapkan mampu menghadirkan kegiatan yang bukan hanya meningkatkan kapasitas mahasiswa, tetapi juga memberi manfaat luas bagi daerah.

‎Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, menyambut baik semangat yang ditunjukkan oleh Putra Putri Kampus. Ia menilai mahasiswa memiliki energi, kreativitas, serta kepedulian sosial yang sejalan dengan visi HIPMI dalam membangun generasi muda yang tangguh.

‎“Anak-anak muda kampus adalah agen perubahan. Kehadiran mereka membawa ide-ide segar yang bisa menjadi modal penting untuk pembangunan Bengkulu. HIPMI tentu terbuka untuk berkolaborasi dalam menciptakan program yang mendukung lahirnya pemimpin-pemimpin baru di masa depan,” ujar Yosia.

‎Yosia menekankan, sinergi antara mahasiswa dan pengusaha muda tidak boleh berhenti pada pertemuan formal saja. Ia berharap ada langkah konkret, seperti program inkubasi bisnis, pelatihan kewirausahaan, hingga kegiatan sosial yang melibatkan kedua belah pihak.

‎Audiensi ini sekaligus menunjukkan bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas di lingkungan akademik, melainkan juga dapat diperluas ke dunia usaha dan pemberdayaan masyarakat. Dengan dukungan pengusaha muda melalui HIPMI, mahasiswa diharapkan semakin siap menghadapi tantangan global sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

‎Pertemuan antara BPD HIPMI Bengkulu dan Ikatan Putra Putri Kampus ini menjadi awal dari jembatan kolaborasi yang menghubungkan dunia akademik dengan dunia usaha. Jika berjalan berkesinambungan, kerja sama tersebut diyakini mampu melahirkan generasi muda Bengkulu yang berkarakter, mandiri, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

‎Ikatan Putra Putri Kampus Bengkulu Audiensi dengan HIPMI, Mahasiswa Dorong Sinergi dengan Pengusaha Muda.