SAN FRANCISCO, BERITAMERDEKAONLINE.COM – Gelaran Startup World Cup 2023 berlangsung di San Francisco, Amerika Serikat, pada 29 November hingga 1 Desember 2023. Pada ajang kompetisi startup tingkat dunia ini, tampil satu wakil Indonesia yaitu Rey.

Ini adalah perusahaan startup di bidang layanan kesehatan menyeluruh dan terintegrasi berbasis keanggotaan. Setelah memenangkan kejuaraan tingkat nasional pada Agustus 2023, Rey terpilih untuk mewakili Indonesia di Piala Dunia Startup 2003.

Pada kejuaraan yang. memperebutkan hadiah pendanaan USD1 juta (Rp15,5 miliar) itu, Rey berhasil menembus babak semifinal. Di sana wakil Indonesia itu diharuskan untuk mempresentasikan perusahaannya di hadapan para pemodal ventura internasional.

Kesempatan ini dimanfaatkan CEO Rey, Evan Wijaya Tanotogono, untuk menyampaikan keberadaan bisnisnya sebagai kekuatan disrupsi bidang asuransi kesehatan. Menurut dia, para panelis sempat menanyakan bagaimana perusahaan startup-nya bisa memberikan layanan asuransi yang terjangkau.

“Ini karena integrasi layanan kesehatan dan proteksi membuat claim loss kami jauh lebih rendah ketimbang asuransi konvensional,” ujarnya. Selain itu, proses distribusi dan operasi yang dilakukan secara digital dapat mereduksi komponen-komponen biaya, terutama komisi tenaga penjual.

Meski gagal menjadi pemenang, Evan merasa bersyukur dapat mengenalkan startup Indonesia kepada dunia. “Kami berharap semakin banyak masyarakat Indonesia yang mendapatkan akses kesehatan menyeluruh dengan mudah dan terjangkau”, ujarnya.

Ke depan, Evan berencana mengembangkan bisnis startup-nya di beberapa negara Asia Tenggara. “Kami ingin hadir sebagai solusi nyata bagi kebutuhan kesehatan masyarakat terutama di negara-negara berkembang,” ucapnya.

Partisipasi Rey pada ajang Piala Dunia Startup 2023 juga mendapat dukungan dari Konsulat Jenderal RI di San Francisco. “Potensi ekonomi digital Indonesia begitu besar,” kata Konjen RI San Francisco, Prasetyo Hadi, Jumat (1/12/2023).

Menurut dia, diplomasi teknologi dan ekonomi digital merupakan salah satu fokus kegiatan KJRI San Francisco. “Kami akan terus berupaya membawa potensi kawasan Silicon Valley di bidang ekonomi dan teknologi digital ke Indonesia,” ujarnya.

Prasetyo menambahkan bahwa masa depan Indonesia ditentukan melalui penguasaan teknologi dan pemanfaatan peluang ekonomi digital. “Karena itu, kami terus mendorong sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk tech companies, pemodal ventura dan startups,” ujarnya. (INT)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.