GAZA/YERUSALEM,Beritamerdekaonline.com – Israel membombardir Gaza dengan lebih banyak serangan udara pada hari Senin ketika tentaranya melawan militan Hamas di darat dalam serangan di daerah kantong Palestina yang terkepung.
Sebagai tanda bahwa konflik semakin meluas, pesawat Israel juga menyerang Lebanon selatan semalam dan pasukan Israel memerangi warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, kata warga.
PBB mengatakan warga sipil yang putus asa kehabisan makanan, air dan tempat berlindung dari serangan udara yang tak henti-hentinya meratakan sebagian besar wilayah Gaza yang dikuasai Hamas.
Sejumlah bantuan mengalir melalui satu perbatasan ke Gaza – namun hanya sebagian kecil dari jumlah yang dibutuhkan.
Pihak berwenang Gaza mengatakan sedikitnya 4.600 orang tewas dalam pemboman Israel selama dua minggu. Hal ini dipicu oleh serangan pada 7 Oktober terhadap komunitas Israel oleh militan Hamas yang menewaskan 1.400 orang dan menyandera lebih dari 200 orang.
Baik Israel dan Hamas melaporkan bentrokan semalam di Gaza.
Israel mengatakan pasukan darat melakukan serangan terbatas untuk melawan orang-orang bersenjata Palestina dan serangan udara dipusatkan di lokasi di mana Hamas berkumpul untuk menyerang invasi Israel yang lebih luas.
“Pada malam hari terjadi penggerebekan oleh pasukan tank dan infanteri. Penggerebekan ini adalah penggerebekan yang membunuh pasukan teroris yang sedang bersiap untuk tahap perang berikutnya. Ini adalah penggerebekan yang mendalam,” kata kepala juru bicara militer Laksamana Muda Daniel Hagari dalam sebuah pernyataan. sebuah pengarahan.
Penggerebekan tersebut juga bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai 222 sandera yang ditahan oleh Hamas, katanya.
Sayap bersenjata Hamas, Brigade Izz el-Deen al-Qassam, mengatakan para pejuangnya terlibat dengan pasukan Israel yang menyusup ke Gaza dan mereka menghancurkan beberapa peralatan militer Israel.
Kelompok tersebut mengatakan penyusupan yang dilakukan oleh apa yang mereka gambarkan sebagai pasukan lapis baja terjadi di timur Khan Younis di selatan Gaza.
“Pejuang terlibat dengan pasukan penyusup, menghancurkan dua buldoser dan sebuah tank dan memaksa pasukan mundur, sebelum mereka kembali dengan selamat ke pangkalan,” kata sebuah pernyataan. Tidak ada komentar Israel mengenai penghancuran peralatan tersebut.
Brigade Al-Qassam juga pada hari Senin menembakkan rudal ke kota Ashkelon dan Mavki’im di Israel selatan. Sirene peringatan berbunyi di pihak Israel. (REUTERS)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan