SEMARANG, Berita Merdeka Online – Kabar gembira bagi warga Kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang akan merealisasikan bantuan operasional sebesar Rp25 juta per Rukun Tetangga (RT) per tahun, yang mulai dicairkan pada Juli 2025 melalui mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota (Wawali) Semarang, Iswar Aminuddin, saat acara buka bersama di Kecamatan Semarang Timur, Kamis (20/3).

Iswar menegaskan bahwa Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti dan dirinya telah bekerja keras sejak dilantik untuk memenuhi janji kampanye tersebut.

“Kami berlari kencang untuk memastikan janji kampanye ini terealisasi. Kami hitung, keuangan Pemkot Semarang mampu untuk membiayai program ini. Insya Allah, bulan Juli dana Rp25 juta per RT per tahun akan segera kami realisasikan,” ujar Iswar.

Bantuan dana operasional RT ini bertujuan untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat RT, seperti iuran sampah, perayaan HUT 17 Agustus, dan kegiatan lain di luar pembangunan fisik yang sudah dibiayai APBD.

Wawali Semarang Iswar Aminuddin, Semarang memberikan simbolis bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan di Kecamatan Semarang Timur, Kamis (20/3).(Foto Ist)

Dengan adanya dana ini, diharapkan persatuan dan kebersamaan warga semakin kuat, serta dapat mendukung pembangunan Kota Semarang.

“Mudah-mudahan dana ini menjadi kekuatan yang mempererat kebersamaan kita. Jangan ada perpecahan, mari kita bersama-sama membangun Kota Semarang agar lebih sejahtera,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Semarang juga berencana memberikan tambahan dana operasional untuk Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di tingkat RT guna mendukung program pemberdayaan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Iswar juga mengingatkan masyarakat, khususnya umat Muslim, untuk memanfaatkan 10 hari terakhir Ramadan dengan meningkatkan ibadah, terutama di malam-malam ganjil guna meraih berkah Lailatul Qadar.

Di akhir acara, Wakil Wali Kota Semarang memberikan simbolis bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan. Ia juga meminta doa agar Kota Semarang menjadi kota yang damai dan sejahtera.

Dengan program ini, Pemkot Semarang menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat peran RT serta PKK dalam pembangunan kota.(day)