Bengkulu, Beritamerdekaonline.com — Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayahnya. Hal ini disampaikan oleh Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., dalam Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu, yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan di Balai Semarak, Sabtu malam (8/11/2025).

Kapolda Perkuat Sinergi Forkopimda Bengkulu untuk Jaga Stabilitas Pasokan BBM.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Danrem 041/Gamas, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, serta perwakilan dari Pertamina dan Pelindo. Pertemuan ini menjadi forum penting untuk memperkuat sinergi lintas lembaga dalam menjaga kelancaran distribusi energi serta mencegah potensi gejolak di masyarakat akibat pasokan BBM yang tidak stabil.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Helmi Hasan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Bengkulu atas langkah cepat dan tegas dalam mengungkap praktik penimbunan BBM bersubsidi yang sempat menimbulkan keresahan masyarakat. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata peran Polri dalam menegakkan keadilan dan menjamin pemerataan energi bagi warga Bengkulu.

“Kami memberikan apresiasi kepada Polda Bengkulu yang telah bertindak cepat mengungkap kasus penimbunan BBM. Langkah ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga keadilan distribusi energi,” ujar Gubernur Helmi Hasan.

Sementara itu, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono menegaskan pentingnya komunikasi yang terbuka antara seluruh unsur Forkopimda, terutama ketika terjadi pengurangan pasokan BBM di lapangan. Menurutnya, informasi yang cepat dan tepat akan membantu kepolisian mengambil langkah preventif guna menjaga situasi tetap kondusif.

“Apabila terjadi pengurangan pasokan BBM, kami minta agar segera diinformasikan kepada kepolisian. Melalui Bhabinkamtibmas, kami dapat memantau dan mengendalikan situasi di masyarakat agar tidak timbul kepanikan,” tegas Kapolda.

Kapolda juga menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk melakukan pengawalan distribusi BBM bersubsidi hingga ke titik akhir penyaluran agar benar-benar tepat sasaran. Selain itu, ia mengingatkan Pertamina untuk meningkatkan pengawasan di seluruh SPBU dan menindak tegas setiap bentuk penyimpangan yang merugikan masyarakat.

“Kami akan kawal distribusi BBM bersubsidi secara penuh. Kepada Pertamina, kami harapkan pengawasan diperketat agar tidak ada praktik curang atau penyelewengan,” tambahnya.

Melalui sinergi yang solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan BUMN sektor energi, Forkopimda Bengkulu berkomitmen menjaga stabilitas pasokan BBM sekaligus memastikan hak masyarakat terhadap energi bersubsidi tetap terlindungi.