UNGARAN, Berita Merdeka Online – Kecelakaan lalulintas di Tol Ungaran, tepatnya di KM 431.800 jalur B, wilayah Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, pada Rabu malam, 28 Agustus 2024, sekitar pukul 21.30 WIB. Sebuah minibus Mitsubishi Pajero dengan nomor polisi AD 1892 AO terguling saat melaju di lajur cepat Tol Solo-Semarang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Kapolres Semarang, AKBP Ike Yulianto W, SH, SIK, MH, didampingi Kasat Lantas AKP Arpan SIK, MH, M.Si., menjelaskan bahwa minibus yang mengalami kecelakaan lalulintas di Tol Ungaran tersebut berisi tiga orang pria, dengan pengemudi bernama Sukirno (41) warga Kabupaten Pekalongan. Rombongan ini sedang dalam perjalanan dari Jawa Timur menuju Pekalongan ketika kecelakaan terjadi.

Penyebab kecelakaan diduga karena pengemudi mengalami microsleep, yaitu tertidur selama beberapa detik saat mengemudi. Akibatnya, minibus terguling di lajur cepat. Meskipun kendaraan mengalami kerusakan parah, ketiga penumpang hanya mengalami luka ringan dan segera dibawa ke RSUD dr. Gondo Suwarno, Ungaran, untuk mendapatkan perawatan. Setelah pemeriksaan, pengemudi dan penumpangnya diperbolehkan pulang dengan rawat jalan.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang, Ipda Handriyani SE, MH, menambahkan bahwa sebelum kecelakaan, rombongan sempat beristirahat di Rest Area KM 456 B yang berada di wilayah Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, sekitar pukul 19.30 WIB. Setelah beristirahat, mereka melanjutkan perjalanan kembali ke Pekalongan.

Kecelakaan terjadi ketika minibus Pajero mencoba menyalip sebuah bus Sinar Jaya dengan nomor polisi D 7560 AV yang dikemudikan Jajang (45) warga Jakarta Timur. Saat berusaha menyalip dari sisi kiri, pengemudi Pajero mengalami microsleep dan membanting setir ke kanan, menyebabkan minibus menyenggol bagian depan bus tersebut sebelum akhirnya terguling.

Petugas Laka Lantas Polres Semarang yang tiba di lokasi kecelakaan segera melakukan evakuasi dan rekayasa lalu lintas. Dibantu oleh PJR Tol dan petugas TMJ, mobil Pajero yang terguling berhasil dievakuasi menggunakan satu unit derek sekitar pukul 22.30 WIB.

Kejadian ini sempat mengganggu arus lalu lintas di tol, namun berkat kerja cepat petugas, lajur yang sempat tertutup oleh badan kendaraan kembali dibuka dan arus lalu lintas kembali normal.(day)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.