Seluma, Beritamerdekaonline.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat kandidat Paslon bupati dan wakil bupati Seluma di Pilkada serentak 2020.

Debat ini digelar sebagai pemaparan visi misi pasangan calon, sebelum digelar pemungutan suara pada 9 Desember 2020 mendatang.

Debat pada Pilkada kali ini sedikit berbeda dengan pelaksanaan debat sebelumnya, karena pemilu sebelumnya tidak terjadi bencana non alam, sedangkan pilkada dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini,

Ketua KPU Kabupaten Seluma, Sarjan Effendi, SE kepada media ini mengatakan pelaksanaan kegiatan debat kali ini tidak boleh dihadiri banyak orang, termasuk pendukung dan simpatisan paslon dengan jumlah massa yang banyak. Ini untuk menghindari penularan pandemi Covid-19 saat debat berlangsung.

“Jumlah orang yang hadir pada kegiatan debat nantinya hanya berjumlah 25 orang saja, yang hadir itu tiga pasangan calon, perwakilan dari tim pemenangan, Bawaslu, dan komisioner dari KPU,” jelasnya, di Seluma, Kamis (29/10/2020).

Sedangkan untuk waktu pelaksanaannya, adalah pada tanggal 12 dan tanggal 22 November 2020, dan rencana akan dilaksanakan pada malam hari, agar seluruh masyarakat dapat menyaksikan pemaparan visi kandidat.

Sedangkan untuk tempatnya masih dikoordinasikan, yang pasti kegiatan debat dilangsungkan pada malam hari agar masyarakat yang mayotitas petani dan pekebun dapat menyaksikan,

“Karena pada siang hari banyak yang bekerja,” ucap Sarjan.

“Kami (KPU,red) telah mempersiapkan materi untuk debat nanti, dan pelaksanaan debat akan dipandu oleh akademisi dari Universitas Negeri dan Swasta yang ada di Bengkulu. Pelaksanaan debat juga akan diamankan personil kepolisian,” pungkasnya. (MS)