Bengkulu, Beritamerdekaonline.com — Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Rodi, S.Kom., M.M., memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah berani Pemerintah Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan Wali Kota Bengkulu dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer. Apresiasi tersebut disampaikan seiring dengan upaya pengangkatan lebih dari 2.000 tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik melalui skema penuh waktu maupun paruh waktu.

‎Komisi II DPRD Rodi Apresiasi Keberanian Pemkot Bengkulu Angkat Ribuan Honorer Jadi PPPK.


‎Apresiasi itu disampaikan Rodi saat menghadiri acara tasyakuran atas kelulusan 36 orang pegawai PPPK gelombang kedua di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bengkulu, Kamis siang (22/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Damkar serta para pegawai yang dinyatakan lulus.



‎Dalam sambutannya, Rodi menyatakan bahwa langkah Pemerintah Kota Bengkulu merupakan bentuk keberanian politik dan komitmen nyata dalam memberikan kepastian status kerja bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi. Menurutnya, kebijakan ini patut diapresiasi karena tidak hanya menyentuh aspek kesejahteraan, tetapi juga memberikan rasa keadilan dan penghargaan atas dedikasi para honorer.

‎“Kami di legislatif sangat mengapresiasi keberanian dan komitmen Bapak Wali Kota yang sungguh-sungguh memperjuangkan nasib rekan-rekan honorer. Pengangkatan lebih dari dua ribu tenaga honorer menjadi PPPK ini adalah kabar gembira dan menjadi bentuk kepastian status kerja bagi mereka yang telah lama mengabdi,” ujar Rodi di sela-sela acara.

‎Rodi menambahkan bahwa penerapan formasi PPPK penuh waktu dan paruh waktu merupakan solusi konkret untuk mengakomodasi seluruh tenaga honorer agar memiliki status kepegawaian yang jelas. Skema tersebut dinilai selaras dengan regulasi pemerintah pusat yang saat ini berlaku, sekaligus menjadi jalan tengah untuk menyelesaikan persoalan honorer secara bertahap dan berkelanjutan.

‎Lebih lanjut, Rodi berharap dengan adanya kejelasan status kepegawaian, para pegawai PPPK dapat bekerja lebih profesional, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kota Bengkulu, khususnya Komisi II, akan terus mendukung kebijakan pemerintah daerah yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

‎Di tempat yang sama, Kepala Dinas Damkar Kota Bengkulu, Yuliansyah, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran serta dukungan moral yang diberikan oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu. Menurutnya, dukungan dari legislatif menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran Damkar untuk terus meningkatkan kinerja.

‎“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Rodi dalam acara tasyakuran 36 personel kami yang baru saja lulus PPPK gelombang kedua ini. Dukungan dari DPRD, khususnya Komisi II, sangat berarti dalam memotivasi para pegawai untuk meningkatkan pelayanan pemadaman dan penyelamatan di Kota Bengkulu,” kata Yuliansyah.

‎Acara tasyakuran tersebut ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas peningkatan status kepegawaian para personel Damkar. Diharapkan, pengangkatan menjadi PPPK ini dapat berdampak positif terhadap peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik di Kota Bengkulu.