Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Kondisi keluarga disebut mengalami tekanan psikologis setelah isu yang menyeret namanya ramai beredar di berbagai media dalam beberapa hari terakhir. Perwakilan keluarga YS, Achmad Tarmizi Gumay, mengungkapkan bahwa dampak terbesar dari pemberitaan tersebut justru dirasakan oleh keluarga, terutama anak-anak yang harus menghadapi berbagai informasi yang berkembang di ruang publik.

Dalam konferensi pers yang digelar sebagai bentuk mendudukkan persoalan, Tarmizi menegaskan bahwa dirinya hadir bukan sebagai kuasa hukum, melainkan mewakili keluarga besar. Menurutnya, tujuan utama adalah memberikan penjelasan kepada masyarakat agar pemberitaan tetap berimbang dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru.
”Kami hadir untuk mendudukkan persoalan, bukan melakukan perlawanan terhadap siapa pun. Kami ingin masyarakat mengetahui kondisi yang sebenarnya dari sudut pandang keluarga,” ujar Tarmizi, di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Rabu (05/8/2026).
Ia mengakui, sejak isu tersebut mencuat, keluarga memilih untuk tidak memberikan tanggapan kepada publik. Namun, seiring semakin luasnya pemberitaan, keluarga merasa perlu menyampaikan kondisi yang mereka alami agar masyarakat memahami dampak yang ditimbulkan.
Menurut Tarmizi, keluarga sangat terpukul dengan munculnya berbagai pemberitaan yang mengaitkan YS dengan tuduhan yang beredar. Bahkan, dampak psikologis dirasakan langsung oleh anak-anak dan anggota keluarga lainnya.
”Yang paling berat bagi kami adalah dampaknya terhadap keluarga. Secara psikologis, anak-anak sangat terdampak. Bayangkan jika keluarga kita terus menjadi sorotan akibat pemberitaan yang belum tentu benar, tentu hal itu menimbulkan tekanan tersendiri,” katanya.
Ia menjelaskan, selama beberapa hari terakhir keluarga berupaya menenangkan kondisi di rumah sekaligus memastikan anak-anak tetap mendapatkan pendampingan. Menurutnya, keluarga menjadi pihak yang paling merasakan beban akibat isu yang berkembang.
Selain itu, Tarmizi menegaskan bahwa keluarga telah meminta penjelasan langsung kepada YS terkait tuduhan yang beredar. Keluarga berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan suatu persoalan sebelum terdapat kejelasan fakta. Ia juga meminta media dan seluruh pihak untuk mengedepankan prinsip keberimbangan dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Terkait langkah hukum, Tarmizi mengatakan keluarga hingga kini belum mengambil tindakan. Menurutnya, keluarga masih mengedepankan penyelesaian melalui kekeluargaan dan akan mengkaji berbagai aspek apabila pemberitaan yang dianggap merugikan terus berlanjut.
”Kami belum berbicara mengenai langkah hukum. Saat ini kami masih mengkaji dari aspek hukum, sosial, hingga dampaknya terhadap keluarga. Jika nantinya diperlukan, tentu semua opsi akan dipertimbangkan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Tarmizi berharap keterangan pers yang disampaikan dapat menghentikan berbagai spekulasi yang berkembang. Ia juga mengingatkan bahwa setiap pemberitaan tidak hanya berdampak kepada individu yang menjadi sorotan, tetapi juga kepada keluarga yang harus menanggung beban sosial dan psikologis akibat isu yang belum tentu terbukti kebenarannya.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan