Bengkulu, beritamerdekaonline.com – Selama 24 jam pada tanggal 1 Juni 2024, situasi di Provinsi Bengkulu tetap dalam kondisi yang kondusif, meskipun terdapat 11 laporan dari masyarakat yang diterima oleh Polda Bengkulu dan Polres jajarannya.

Kombes Pol Anuardi S.Ik., M.Si., selaku Kabid Humas Polda Bengkulu, mengungkapkan hal tersebut hari ini (02/6/24).

Dari data situasi yang diperoleh, 11 laporan dari masyarakat tersebut tersebar di beberapa wilayah, termasuk Polresta Bengkulu, Polres Rejang Lebong (RL), Polres Kepahiang, Polres Bengkulu Tengah (Benteng), serta Polres Bengkulu Utara (BU).

Laporan dari masyarakat di Polresta Bengkulu mencakup 4 kasus, meliputi pencurian, curanmor, kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur, dan penusukan.

Di Polres RL, terdapat 4 laporan, antara lain penggelapan, kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur, dan 2 kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

Polres Kepahiang hanya menerima 1 laporan terkait pencurian, sementara di Polres Benteng tercatat 1 laporan terkait kebakaran rumah.

Sedangkan di Polres BU, terdapat 1 laporan terkait penganiayaan.

” Dari 11 laporan tersebut, tidak ada kasus yang menonjol, dan semuanya telah ditangani oleh masing-masing Polres,” ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu.

Dalam konteks ini, Kabid Humas Polda Bengkulu mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat berkendara di jalan raya, mengingat cuaca yang tidak menentu saat ini.

Selain itu, Polri sangat mengandalkan kerjasama dari masyarakat dalam menjalankan tugasnya, khususnya dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami sangat berharap partisipasi aktif dari seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi di sekitar lingkungan mereka agar situasi di Bengkulu semakin kondusif,” tutup Kabid Humas Polda Bengkulu.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.