Kabupaten Semarang | BeritaMerdekaOnline – Di bawah langit yang sama, harapan akan hunian yang lebih aman dan nyaman terus diwujudkan melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026. Salah satu sasaran fisik yang tengah dikerjakan adalah rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan mengganti atap asbes lama menjadi konstruksi baja ringan yang lebih kokoh di Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jumat (24/7/2026).

Pekerjaan diawali dengan pembongkaran atap asbes yang telah mengalami penurunan kualitas. Selanjutnya, personel Satgas TMMD bersama warga memasang rangka baja ringan secara bertahap dengan mengutamakan ketelitian agar menghasilkan konstruksi yang kuat, aman, dan tahan lama.

Suasana gotong royong tampak mewarnai seluruh proses pembangunan. Personel TNI dan masyarakat bekerja bahu-membahu mengangkat material, memasang rangka atap, hingga menyiapkan penutup atap baru. Kebersamaan tersebut menjadi cerminan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi warga.

Komandan Kodim 0714/Salatiga selaku Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., mengatakan bahwa rehabilitasi RTLH merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak.

“Penggantian atap ini bukan hanya memperbaiki kondisi bangunan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga yang menempatinya. Melalui TMMD, kami ingin menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Bagi keluarga penerima manfaat, hadirnya atap baru bukan sekadar pergantian material bangunan. Konstruksi baja ringan yang kini berdiri kokoh menjadi simbol harapan baru akan kehidupan yang lebih baik, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi seluruh anggota keluarga.

Program TMMD Reguler ke-129 terus membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya menghadirkan perubahan fisik, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong. Di bawah langit yang tetap sama, kini berdiri atap yang lebih kokoh sebagai simbol kepedulian, kolaborasi, dan pengabdian TNI bersama masyarakat untuk membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.

(Ikhsan)

Lihat Juga:

Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.