Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Sebanyak 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal turut ambil bagian dalam Lunar Fest 2026 yang digelar di Atrium Bencoolen Mall, Kota Bengkulu. Kegiatan tahunan ini berlangsung selama sepuluh hari, terhitung sejak 30 Januari hingga 8 Februari 2026, dan menjadi salah satu agenda yang dinantikan masyarakat dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek sekaligus penguatan ekonomi daerah.

Center Manager Bencoolen Mall, Ekawati Sinaga, mengatakan bahwa Lunar Fest tidak hanya berfungsi sebagai perayaan budaya, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk mendorong promosi dan pengembangan UMKM lokal. Menurutnya, manajemen mal secara konsisten memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil agar dapat memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.
“Lunar Fest merupakan agenda rutin tahunan kami. Selain memeriahkan perayaan Imlek, fokus utama kegiatan ini adalah memberikan kesempatan kepada UMKM Bengkulu untuk berkembang dan dikenal lebih luas,” ujar Ekawati, Jumat (30/1/2026).
Ekawati mengungkapkan bahwa minat UMKM untuk mengikuti Lunar Fest 2026 cukup tinggi. Sekitar 60 tenant tercatat mendaftar, namun hanya 25 tenant yang dapat difasilitasi untuk berjualan di area atrium karena keterbatasan ruang.
“Kami memahami antusiasme pelaku UMKM. Bagi tenant yang belum terakomodasi, manajemen tetap membuka peluang melalui kegiatan lain, seperti Morning Fest yang rutin dilaksanakan setiap Minggu pagi dengan konsep berjualan menggunakan kendaraan,” jelasnya.
Ia berharap, melalui Lunar Fest, aktivitas ekonomi di Kota Bengkulu dapat terus meningkat. Meski demikian, pihak manajemen masih akan melakukan evaluasi terhadap capaian omzet para tenant selama kegiatan berlangsung.
“Harapan kami tentu terjadi peningkatan perputaran ekonomi. Untuk capaian omzet, saat ini masih kami pantau dan evaluasi seiring berjalannya kegiatan,” tambah Ekawati.
Dari sisi pelaku usaha, kegiatan Lunar Fest 2026 mendapat sambutan positif. Tri, salah satu perwakilan tenant UMKM, menilai Bencoolen Mall sebagai lokasi strategis karena menjadi pusat perbelanjaan sekaligus tujuan rekreasi masyarakat.
“Kami sangat terbantu dengan adanya Lunar Fest ini. Lokasinya strategis dan ramai pengunjung, sehingga produk UMKM lebih mudah dikenal masyarakat,” ujarnya.
Tri juga mengapresiasi komitmen Bencoolen Mall yang secara rutin memberikan ruang promosi bagi UMKM, termasuk melalui kegiatan Morning Fest yang dinilai sangat membantu pelaku usaha kecil dalam memperluas jaringan pemasaran.
Dukungan terhadap pelaksanaan Lunar Fest 2026 juga datang dari sektor perbankan. Branch Manager Bank Mandiri Cabang Bengkulu, M. Febryshauh, menyampaikan bahwa pihaknya turut berpartisipasi dengan menghadirkan layanan transaksi non-tunai melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.
“Kami mendukung kegiatan ini dengan menyediakan berbagai promo, seperti cashback dan gimmick menarik. Selain itu, kami juga membuka layanan pembukaan rekening secara daring dengan setoran awal yang terjangkau,” jelasnya.
Menurut Febryshauh, partisipasi Bank Mandiri dalam Lunar Fest 2026 merupakan bagian dari upaya mendorong terbentuknya ekosistem transaksi non-tunai yang aman, mudah, dan inklusif, khususnya bagi pelaku UMKM.
Sementara itu, dari sisi keamanan, Kapolsek Ratu Samban AKBP Dendi memastikan bahwa jajaran kepolisian memberikan pengamanan penuh selama rangkaian Lunar Fest berlangsung. Pengamanan dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan pengunjung maupun tenant UMKM.
“Kami melakukan pengamanan secara berkelanjutan dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan, termasuk hipnotis dan pencopetan,” ujarnya.
Kapolsek berharap seluruh rangkaian Lunar Fest 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga penutupan pada 8 Februari 2026 mendatang, serta memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM dan masyarakat Kota Bengkulu.




Tinggalkan Balasan