Jeneponto, Beritamerdekaonline.com – Warga Kecamatan Bonto Ramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mengeluhkan pemadaman listrik yang terus terjadi hampir setiap hari dalam sepekan terakhir. Kondisi ini membuat masyarakat resah karena pemadaman berlangsung lama dan tanpa pemberitahuan resmi dari PLN. 17 September 2025
Pemadaman listrik berulang tersebut dianggap sangat merugikan. Aktivitas warga, baik dalam pekerjaan maupun urusan rumah tangga, menjadi terganggu. Pedagang dan pelaku usaha kecil bahkan mengaku mengalami kerugian akibat listrik yang mati mendadak dan sulit diprediksi kapan akan menyala kembali.

“Kalau begini terus, kami bertanya-tanya ada apa sebenarnya. Mati lampu berulang, lama sekali baru nyala, dan tidak jelas penyebabnya. Sangat merugikan kami sebagai warga,” ujar salah seorang warga Bonto Ramba dengan nada kesal.
Keresahan itu semakin dirasakan warga di sejumlah desa di Bonto Ramba yang terdampak pemadaman hampir setiap malam. Mereka menilai, layanan listrik seharusnya menjadi prioritas, apalagi kebutuhan listrik kini menyentuh hampir semua aspek kehidupan masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab seringnya terjadi pemadaman di wilayah tersebut. Warga berharap PLN segera memberi jawaban yang jelas sekaligus menghadirkan solusi agar masalah ini tidak terus berulang.
Selain itu, masyarakat juga meminta perhatian pemerintah daerah. Menurut warga, pemadaman listrik berulang tidak hanya mengganggu aktivitas ekonomi, tetapi juga berdampak pada layanan pendidikan dan kesehatan yang sangat bergantung pada ketersediaan listrik.
Situasi ini menambah daftar keluhan masyarakat Jeneponto terhadap layanan PLN. Warga menegaskan, listrik merupakan kebutuhan dasar yang seharusnya dikelola dengan baik. Mereka mendesak adanya perbaikan layanan serta jadwal pemeliharaan yang jelas, agar masyarakat tidak terus dirugikan.
Penulis: Zul




Tinggalkan Balasan