Kabupaten Semarang, Beritamerd kaonline – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Memasuki awal pekan, proses pengecoran jalan penghubung antar dusun terus dikebut guna mempercepat penyelesaian sasaran fisik program TMMD.

Sejak Senin pagi (20/7/2026), deru mesin molen dan aktivitas para pekerja telah memecah keheningan desa. Personel Satgas TMMD bersama warga bahu-membahu mengerjakan pengecoran jalan yang selama ini menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Jalan yang sebelumnya berupa tanah berbatu dan kerap menyulitkan mobilitas warga, terutama saat musim hujan, kini mulai berubah menjadi jalan beton yang kokoh dan lebih representatif. Kondisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Dan SSK TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0714/Salatiga, Lettu Inf Gunoto, mengatakan bahwa percepatan pekerjaan dilakukan dengan memanfaatkan cuaca yang mendukung agar kualitas pengecoran tetap terjaga.
“Cuaca cerah menjadi momentum yang sangat baik untuk mempercepat pekerjaan pengecoran jalan. Kami bersama masyarakat terus bekerja secara maksimal agar target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal tanpa mengabaikan kualitas hasil pekerjaan,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan jalan ini memiliki manfaat besar bagi masyarakat Desa Cukil. Selain memperlancar akses transportasi, jalan tersebut juga akan memudahkan para petani dalam mengangkut hasil panen serta mempercepat akses warga menuju pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.
Di lokasi pekerjaan, terlihat koordinasi yang baik antara personel Satgas TMMD dan warga. Sebagian warga bertugas mengangkut adukan semen menggunakan gerobak dorong, sementara anggota Satgas melakukan pemerataan dan pengawasan kualitas pengecoran agar sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan.

Suasana kebersamaan yang tercipta di lapangan menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan program TMMD. Canda tawa dan semangat kerja sama mewarnai setiap tahapan pekerjaan, mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat.
Dukungan juga datang dari kaum ibu yang secara bergantian menyiapkan makanan, minuman, dan kebutuhan konsumsi lainnya bagi para pekerja. Peran tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga semangat dan stamina seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan pembangunan.

Lettu Inf Gunoto menambahkan bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat budaya gotong royong yang telah lama menjadi identitas masyarakat Indonesia.
“Yang kami bangun bukan hanya jalan, tetapi juga kebersamaan dan semangat persatuan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat hubungan serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong dalam membangun desa,” tambahnya.

Hingga siang hari, puluhan meter jalan beton telah berhasil diselesaikan. Capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa sasaran fisik TMMD Reguler Ke-129 di Desa Cukil berjalan sesuai rencana dan diproyeksikan selesai tepat waktu.

Dengan terbangunnya akses jalan yang lebih baik, masyarakat Desa Cukil optimistis aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik akan semakin lancar. Jalan yang kini mulai terbentang kokoh di tengah perkampungan dan lahan pertanian warga menjadi simbol hadirnya harapan baru serta langkah nyata menuju kemajuan desa yang lebih sejahtera. (Ikhsan)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.