TAPAKTUAN, Beritamerdekaonline.com – Muspika Kecamatan Samadua melakukan mediasi kisruh antara warga dengan oknum Keuchik Gampong Gadang di Aula Kantor Camat Kecamatan Samadua Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (11/06/2020)
Agenda pertemuan tersebut digagas oleh Muspika Samadua terkait adanya warga yang berdemo di kantor keuchik dua hari yang lalu, terkait diduganya oknum keuchik arogan dan kurangnya transparansi dalam mengelola Anggaran Dana Desa (ADD) Gampong Gadang.
“Dari hasil pertemuan itu, pihak Muspika Samadua akan meneruskan persoalan tersebut ke pimpinan dan selanjutnya apa yang telah disampaikan baik dari Keuchik Gampong Gadang, Ketua Pheut dan anggota, dan Tokoh masyarakat Gampong Gadang ataupun dari warga setempat akan kita teruskan ke pemkab,” ujar Camat Suhaimi Salihin.
“kita selaku Muspika Samadua tidak ingin kasus ini berlarut-larut dan akan berdampak polemik bagi pemerintah Gampong Gadang khususnya pada Kecamatan Samadua pada umumnya,” jelasnya.
Untuk itu dia berjanji akan menyelesaikan konflik oknum Keuchik Gampong Gadang dan masyarakatnya secepatnya, paling lama 14 hari terhitung hari ini.
Kemudian, Kapolsek Samadua, Ipda Lukman Hasibuan, pada kesempatan tersebut mengatakan, persoalan miskomunikasi antara oknum Keuchik Gampong Gadang, Ir Gindar Syah dan Tuha Pheut serta warga.
“Hari ini kita selesaikan dengan niat yang baik dan kepala yang dingin agar roda pemerintahan Gampong Gadang kembali normal seperti biasanya,” kata Kapolsek Ipda Lukman.
Lanjutnya, Kapolsek Ipda Lukman berpesan kepada Tuha Pheut, Perangkat Gampong, dan Tokoh Masyarakat Gampong Gadang yang hadir di Aula Kantor Camat Samadua, mulai besok Kantor Keuchik Gampong Gadang dibuka seperti biasa dan aktivitasnya berjalan normal kembali.
Sedangkan Danramil Samadua, Kapten Inf Alfonso menambahkan, dengan kejadian ini, semua pihak untuk intropeksi diri, jangan cepat jumawa ingin menang sendiri yang bisa merusak sistim pemerintahan Gampong dan berimbas kepada masyarakat banyak.
“Sebelum kita melakukan apapun hendaknya dimusyawarahkan dahulu baik dengan tokoh masyarakat Gampong, untuk itu dengan kejadian ini, kita bisa belajar bagaimana menjadi pimpinan yang baik, menjadi tuha pheut yang bijak, menjadi perangkat Gampong arif dan bijaksana,” Ungkapnya Danramil.
Keuchik Ir. Gindar Syah pada kesempatan ini, meminta permohonan maaf sebesar-besarnya kepada tuha pheut, tokoh masyarakat Gampong Gadang, sudah mau mengingatkan dirinya atas kesilafannya selama ini.
“Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar besarnya atas kesilafannya selama ini,” pintanya.
Dalam pertemuan rapat tersebut turut hadir, Camat Samadua, Suhaimi Salihin, S.Ag, Kapolsek, Ipda Lukman Hasibuan, Danramil, Kapten Inf Alfonso dan Ketua Forum Ikatan Keuchik Samadua (IKS), Hasbullah, S.Pd, serta pihak yang kisruh antara lain Keuchik Gampong Gadang, Ir. Gindar Syah, Ketua Pheut, Maisarah dan anggota, serta perangkat Gampong. (Kausar)
Penulis : Kausar
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan