Bengkulu, Berita Merdeka Online – Organisasi Masyarakat Bersatu Bengkulu (OMBB) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kabupaten Kepahiang melakukan kunjungan silaturahmi ke Yayasan Pelita Bangsa di Jalan Depan Samsat Air Sebakul, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam upaya mendukung program pemerintah mengatasi buta aksara dan meningkatkan sumber daya manusia melalui pendidikan kesetaraan paket A, B, C, hingga program sarjana (paket D). Rabu, 21 Mei 2025

Ketua MPC OMBB Kepahiang, Abdul Hamid, hadir langsung dalam kunjungan tersebut, didampingi Ketua Majelis Pimpinan Anak Cabang (MPAC) Kecamatan Bermani Ilir, Chaidir, serta Bendahara MPC Kepahiang, Sukardi. Rombongan ini disambut hangat oleh Ketua Yayasan Pelita Bangsa, Dahlia Tambajong, SE.Par., ME, beserta jajaran stafnya.

Dalam sambutannya, Dahlia Tambajong menyampaikan bahwa Yayasan Pelita Bangsa telah berdiri sejak tahun 2018. Fokus utama yayasan ini adalah di bidang pendidikan kesetaraan, pelatihan kewirausahaan dan bahasa, kursus komputer, serta berbagai pelatihan lainnya. Hingga saat ini, yayasan telah memiliki tujuh lembaga yang tersebar di berbagai daerah, khususnya menjangkau masyarakat 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal).

Ketua OMBB Kepahiang dan rombongan bertemu pimpinan Yayasan Pelita Bangsa di Kota Bengkulu
Silaturahmi OMBB Kepahiang dengan Yayasan Pelita Bangsa

Dengan moto “Melayani yang Tak Terlayani, Menjangkau yang Tak Terjangkau,” Yayasan Pelita Bangsa berkomitmen untuk memberikan akses pendidikan bagi mereka yang putus sekolah maupun masyarakat kurang mampu. Bahkan, yayasan ini juga telah memfasilitasi pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Jepang, dengan pembiayaan awal ditanggung oleh pihak yayasan.

Menariknya, Yayasan Pelita Bangsa saat ini memberikan program pendidikan gratis hingga akhir Mei 2025 untuk paket A, B, dan C. Sedangkan bagi lulusan paket C yang ingin melanjutkan ke jenjang kuliah (paket D), tersedia dukungan biaya pendidikan serta uang saku.

Dalam pertemuan tersebut, pihak OMBB Kepahiang menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan yayasan dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan, terutama di wilayah-wilayah pelosok Kabupaten Kepahiang. Abdul Hamid mengajak masyarakat yang belum menamatkan pendidikan dasar maupun menengah untuk segera mendaftar dan memanfaatkan program gratis ini sebelum akhir bulan Mei.

“Kami membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin mengejar paket A, B, dan C. Ini adalah peluang besar untuk meningkatkan kualitas hidup melalui pendidikan,” ujar Abdul Hamid kepada awak media.

Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam memberantas buta aksara dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Bengkulu, khususnya di Kabupaten Kepahiang.***

Editor: Sampur Buana