JAKARTA, Berita Merdeka Online – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. menghadiri Rapat Paripurna (Rapurna) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-46 Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Aula A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Rapat tersebut dipimpin Aster Kasad Mayjen TNI Rahmad Zulkarnaen selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD dan diikuti para pimpinan Kotama, Forkopimda, perwakilan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta insan media melalui pertemuan langsung maupun daring.

Rapurna ini menjadi wadah penyampaian laporan perkembangan program TMMD sepanjang tahun 2025.

Melalui forum tersebut, seluruh jajaran melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian fisik maupun nonfisik, sekaligus membahas hambatan di lapangan dan langkah korektif yang perlu disiapkan untuk tahun 2026.

Evaluasi ini dianggap penting untuk memastikan kualitas pelaksanaan TMMD semakin baik, khususnya dalam mendukung pembangunan desa, membuka keterisolasian wilayah, dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Dalam sambutan tertulis yang disampaikan Aster Kasad, Kepala Staf Angkatan Darat menegaskan bahwa TMMD merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat.

Program ini terus diarahkan untuk mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di daerah tertinggal, terpencil, dan wilayah yang terdampak bencana.

Menurutnya, TMMD tahun 2025 berjalan dengan baik dan mendapatkan respons positif dari masyarakat, terutama karena manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh warga desa.

TMMD TA 2025 sendiri memasuki fase pengembangan dengan cakupan kegiatan yang lebih luas. Program ini dilaksanakan dalam empat tahap, yang tersebar di 200 Kodim dan 15 Kodam, mencakup pelaksanaan TMMD ke-123 hingga TMMD ke-126.

Melalui perluasan ini, TNI berharap semakin banyak desa yang mendapat dukungan pembangunan infrastruktur, peningkatan SDM, serta penguatan budaya gotong royong.

Kasad juga menyampaikan harapan agar setiap unsur yang terlibat dapat terus meningkatkan kualitas pelaksanaan di tahun berikutnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program bukan hanya diukur dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan, keamanan, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pembangunan desa.

Adapun tema Rapurna tahun 2025 adalah “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

Menutup arahannya, Kasad memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah, kementerian/lembaga, serta insan media yang selama ini konsisten mendukung dan mempublikasikan kegiatan TMMD.

Ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi faktor utama keberhasilan program TMMD, dan kerja sama tersebut diharapkan terus terjaga untuk memperkuat pembangunan nasional ke depan. (lim)