Samosir, Beritamerdekaonline.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melaksanakan rapat evaluasi bersama Pemerintah Kabupaten Samosir terkait sejumlah proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Samosir , yang disinyalir sarat masalah.

Dalam acara rapat evalusi turut hadir Wakil Bupati Samosir, Asisten II , Kepala Bappeda dan Inspektorat kepala desa Kecamatan pangururan dan Kepala desa Sianjur mula mula yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Samosir, Kamis (16/07/2020).

Ketua Komisi III, Jonner Simbolon menyampaikan jangan sampai aset yang berhargai ini di anggap kecil karna sangat banyak manfaatnya untuk kebutuhan masyarakat.

dengan adanya Forum diskusi ini supaya nantinya pihak desa menjelaskan secara rill situasi pembangunan Pansimas di desa masing masing terutama pembangunn tahun 2017-2018 karena banyak bangunan tidak berfungsi, dan paling ironisnya banyak kepala desa tidak mengetahui titik pembangunan pansimas di desa masing-masing, karna ini merupakan tanggung jawab besar komisi III DPRD, dan nanti pada pertemuan supaya ada kesimpulannya jelas Jonner Simbolon mengahkiri sambutannya.

Mencermati hal ini, sambung Parluhutan Samosir, selain monitoring ke lapangan, telah banyak di temukan pembangunan Pansimas tidak sesuai dengan perencanan, banyak tidak sesuai dengan hasil di lapangan Seperti penyedian Pipa tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Dalam acara rapat evalusi Pansimas turut hadir anggota Komisi III yakni Paham Gultom, Rismawati Simarmata, Parluhutan Sinaga, Parluhutan Samosir, Pantas Marroha Sinaga, Pantas Limbong. (Nio)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.