Kabupaten Semarang, Beritamerdekaonline – Memastikan seluruh sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M., turun langsung mengecek hasil renovasi pos keamanan lingkungan (pos kamling) di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (11/8/2026).

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari pengawasan akhir terhadap sejumlah sasaran fisik yang telah dikerjakan Satgas TMMD bersama masyarakat. Tak sekadar melihat bangunan dari luar, Dansatgas mengecek kondisi setiap bagian pos kamling untuk memastikan hasil pengerjaan memenuhi aspek kekuatan, kerapian, keamanan, serta kenyamanan saat digunakan warga.
Pos kamling yang sebelumnya membutuhkan perbaikan kini tampil lebih kokoh dan tertata. Bangunan tersebut diharapkan kembali menjadi pusat kegiatan ronda malam sekaligus ruang interaksi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

Saat berada di lokasi, Dansatgas memastikan kondisi struktur bangunan, kerapian hasil pekerjaan, hingga fasilitas pendukung yang tersedia.
“Pos kamling ini harus benar-benar bisa dimanfaatkan warga untuk menjaga keamanan lingkungan. Pastikan kondisinya kuat, rapi, dan nyaman digunakan,” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho saat melakukan pengecekan.

Menurutnya, pembangunan melalui program TMMD tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan. Lebih dari itu, setiap sasaran yang dikerjakan harus memiliki manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat setelah program TMMD berakhir.

Renovasi pos kamling menjadi salah satu bagian dari sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 yang diarahkan untuk memperkuat sarana dan prasarana umum masyarakat desa. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung sistem keamanan lingkungan yang bertumpu pada partisipasi aktif masyarakat.

Pos kamling juga memiliki fungsi sosial yang tidak kalah penting. Tempat tersebut menjadi ruang bagi warga untuk berkumpul, berkomunikasi, sekaligus membangun kepedulian bersama terhadap kondisi lingkungan.
Dengan kondisi bangunan yang lebih layak, semangat ronda malam diharapkan kembali tumbuh. Warga tidak hanya menjaga keamanan secara bersama-sama, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan gotong royong di tengah masyarakat.

Selama pelaksanaan TMMD, masyarakat Desa Cukil turut mengambil bagian dalam proses pembangunan. Warga bahu-membahu bersama personel Satgas, mulai dari tahap persiapan, pengerjaan hingga penyelesaian sasaran fisik.

Keterlibatan tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan tempat mereka tinggal.

Peninjauan langsung Dansatgas sekaligus menjadi bentuk pengawasan untuk memastikan seluruh sasaran fisik TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga dikerjakan secara optimal dan dapat dipertanggungjawabkan hasilnya.

Dengan rampungnya renovasi pos kamling, masyarakat Desa Cukil kini memiliki fasilitas keamanan lingkungan yang lebih representatif. Harapannya, bangunan tersebut tidak hanya berdiri sebagai hasil pembangunan TMMD, tetapi benar-benar hidup melalui kegiatan ronda dan partisipasi warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif. (Ikhsan)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.