JAKARTA, BERITAMERDEKAONLINE.COM – PBB mendesak Israel menghentikan blokade terhadap truk-truk kemanusiaan yang ingin masuk ke Jalur Gaza, Palestina. Apalagi, truk tersebut membawa air bersih dan pasokan bahan bakar minyak (BBM).
“Setiap jam Israel menghalangi pasokan air minum yang aman di Jalur Gaza, adalah nyata-nyata melanggar hukum internasional. Ini membuat warga Gaza terancam mati kehausan dan menderita penyakit akibat tiadanya air minum yang aman,” kata Pakar PBB Pedro Arrojo-Agudo seperti dilansir Anadolu, Jumat (17/11/2023).
“Saya mengingatkan Israel bahwa sengaja menghalangi masuknya air bersih yang dibutuhkan Gaza adalah pelanggaran atas hukum kemanusiaan. Termasuk hak asasi manusia internasional,” ujarnya menambahkan.
Dia menegaskan bahwa anak-anak bakal menjadi pihak pertama yang merasakan dampak krisis air dan sanitasi. Terutama balita, setelah itu wanita.
“Korban perang yang sering kali tidak terlihat ini sebenarnya dapat dicegah. Untuk itu Israel harus mencegahnya dengan membuka blokade,” ucapnya.
Sejak Israel mulai membombardir Gaza pada 7 Oktober 2023 setidaknya 11.500 warga Palestina terbunuh. Termasuk lebih dari 7.800 wanita dan anak-anak, dan lebih dari 29.200 lainnya terluka.
Ribuan bangunan, meliputi rumah sakit, masjid dan gereja, juga telah rusak atau hancur. Akibat serangan udara dan darat yang tiada henti dari Israel di wilayah kantong Palestina yang terkepung tersebut. (INT)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan