Bener Meriah (NAD) Berita Merdeka Online — Akses menuju pemukiman Samar Kilang, Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah sejak 14 November 2022 yang lalu hingga saat ini tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Sebab, jalan menuju ibu kota Kecamatan Syiah Utama itu tertimbun longsor tepatnya di wilayah Kampung Blang Panu diperkirakan mencapai 60 meter.
Akibat peristiwa itu, ribuan warga Samar Kilang terisolir karena jalan menuju daerah itu dari Pondok Baru atau sebaliknya lumpuh total.

Guna untuk membantu keluarga ekonomi kritis di Samar Kilang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah menyalurkan bantuan beras sebanyak 1 ton. Hal itu disampaikan Kalak BPBD Kabupaten Bener Meriah melalui Kabid Kedaruratan, Anwar Sahdi saat dikonfirmasi war tawan, (19 November 2022.) ==,
Selain beras, kata Anwar Sahdi bantuan yang diberikan kepada keluarga ekonomi kritis di Samar Kilang adalah, Indomie sebanyak 50 kotak, Sarden 7 kotak, Saos 1 kotak, kecap ABC 1 kardus, minyak makan 3 kotak.
“Bantuan yang kita salurkan ini bersumber dari Buper Stok (stok penyangga) BPBA Aceh,”ujar Anwar.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, tambah Anwar, pihaknya berkoordinasi dengan TNI, Polsek setempat, dan Camat setempat.
“Karena akses jalan ke Samar Kilang belum dapat dilalui kendaraan roda empat, maka kita koordinasikan dengan Dandim 0119, Camat Syiah Utama dalam penyaluran bantuan tersebut,”ungkap Anwar.
Dia juga menerangkan, untuk saat ini sebanyak 3 unit alat berat milik perusahan PT Medan Galih Persada sebagai pelaksana proyek multiyears Pondok Baru-Samar Kilang masih berupaya memberikan material longsor yang menutupi jalan tersebut.
“Mudah-mudahan mereka secepatnya dapat mengatasi musibah longsor itu agar ribaan warga yang tinggal di Samar Kilang tidak terisolir lagi,”harap Anwar. (Man)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan