Kisaran, BeritaMerdekaOnline.com — Pemerintah Kabupaten Asahan menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi dengan organisasi kemasyarakatan perempuan melalui pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wanita Pujakesuma Kabupaten Asahan masa bakti 2026–2030, Senin (12/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mendorong peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Asahan, serta pengurus Wanita Pujakesuma tingkat provinsi. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan kuatnya dukungan pemerintah daerah terhadap peran strategis organisasi perempuan.
Ketua DPD Wanita Pujakesuma Kabupaten Asahan terpilih, Siti Afsah Suprianto, menyampaikan bahwa kepengurusan periode 2026–2030 akan difokuskan pada penguatan peran perempuan dalam keluarga, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta pelestarian nilai-nilai budaya. Ia menekankan pentingnya kerja kolektif seluruh pengurus dan kolaborasi aktif dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya.

“Kami berkomitmen menjalankan program yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan keluarga dan pemberdayaan perempuan,” ujarnya.
Ketua DPW Wanita Pujakesuma Provinsi Sumatera Utara, HJ Chairiah Sujono Giatmo, SE, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap eksistensi dan kiprah Wanita Pujakesuma. Menurutnya, sinergi antara organisasi dan pemerintah daerah merupakan modal sosial yang penting dalam menjaga nilai budaya serta memperkuat peran perempuan di tengah masyarakat.
“Wanita Pujakesuma memiliki posisi strategis sebagai kekuatan sosial dan budaya yang mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” katanya.
Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Pujakesuma Kabupaten Asahan, menegaskan bahwa Wanita Pujakesuma memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan keluarga, meningkatkan partisipasi sosial perempuan, serta menjaga nilai budaya lokal. Pemerintah Kabupaten Asahan, kata dia, terbuka untuk bersinergi dan mendukung program-program Wanita Pujakesuma yang sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Sinergi ini diharapkan mampu mendorong pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi kerakyatan, pendidikan keluarga, serta pelestarian budaya sebagai fondasi pembangunan sosial di Kabupaten Asahan,” tegasnya.
Pelantikan DPD Wanita Pujakesuma Kabupaten Asahan periode 2026–2030 ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran organisasi perempuan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya, berbudaya, dan berkeadilan. (DA)




Tinggalkan Balasan