Seluma, Beritamerdekaonline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan dan kebersamaan masyarakat Desa Lubuk Gilang. Hal tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Seluma Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Suardi, saat memberikan sambutan mewakili Bupati Seluma Teddy Rahman dalam acara gebyar Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten ke-22 Seluma dan Hari Jadi ke-16 Desa Lubuk Gilang pada Minggu, 18 Mei 2025.

Acara berlangsung meriah di halaman SDN 143 Seluma dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat serta tokoh penting setempat. Suardi dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangganya atas keharmonisan dan sinergi yang ditunjukkan warga Desa Lubuk Gilang.
“Dari 182 desa yang ada di Kabupaten Seluma, Desa Lubuk Gilang merupakan salah satu desa yang berkembang dengan baik. Masyarakatnya sangat kompak dan bersinergi dengan pemerintah,” ujar Suardi, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas DP3APPKB Kabupaten Seluma.
Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukanlah bentuk pujian semata, melainkan berdasarkan pengalamannya langsung saat menghadiri acara peringatan 17 Agustus tahun lalu di desa yang sama. “Saya orangnya objektif, ini fakta. Saya katakan yang sebenarnya,” tegas Suardi.
Sebagai desa yang telah dikenal sebagai penghasil madu kelulut, Suardi berharap kekompakan ini terus dipertahankan demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Desa Lubuk Gilang. Ia juga mendorong warga untuk terus mendukung program-program pemerintah daerah guna mewujudkan cita-cita bersama.
Perayaan tahun ini mengusung tema *“Maju Bersama Mewujudkan Seluma Emas”* dan dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya lokal, seperti jaranan atau kuda kepang dari kelompok *Turonggo Mudo Budoyo* Desa Lubuk Gilang. Acara diawali dengan doa bersama di kantor desa selepas salat zuhur, yang kemudian dilanjutkan dengan acara puncak di halaman SDN 143 Seluma.
Seluruh warga desa diundang hadir dengan membawa tiga bungkus nasi berisi lauk pauk sebagai wujud syukur dan kebersamaan. Tradisi ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi, serta sebagai doa agar warga Desa Lubuk Gilang selalu dijauhkan dari fitnah, bala, dan musibah.
Semangat gotong-royong dan kekeluargaan yang ditunjukkan dalam acara ini mencerminkan nilai-nilai luhur yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Lubuk Gilang, menjadikan desa ini sebagai contoh positif dalam pembangunan berbasis masyarakat.



Tinggalkan Balasan