Wakil Bupati Solok, H. Candra Pimpin Apel Gabungan Aksi Bersih-Bersih Sisa Bencana (1/12)

Solok, Berita Merdeka Online — Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Apel Gabungan Aksi Bersih Sisa-Sisa Bencana di Lapangan Koto Baru, Kecamatan Kubung, Senin (1/12). Apel dipimpin Wakil Bupati Solok, H. Candra, dan dihadiri unsur Forkopimda, Ketua DPRD Ivoni Munir, instansi vertikal, TNI-Polri, PMI, organisasi masyarakat, serta seluruh perangkat daerah.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Candra menegaskan bahwa kegiatan hari ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pasca banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Solok sejak akhir November.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat.

Kolaborasi dan kebersamaan menjadi kunci sehingga penanganan berjalan optimal,” ujar Candra.

Ia menambahkan Pemkab Solok juga tengah mempersiapkan penyambutan Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, yang dijadwalkan meninjau penanganan bencana. Kunjungan tersebut akan diterima langsung Bupati Solok, Jon Firman Pandu.

Aksi Bersih Digelar di Berbagai Kecamatan
Ribuan personel kemudian diterjunkan ke berbagai lokasi terdampak banjir untuk melakukan gotong royong massal. Aksi bersih dipusatkan di nagari-nagari yang mengalami kerusakan terparah.

Beberapa lokasi prioritas antara lain:
• Nagari Lolo, Kecamatan Pantai Cermin
• Jorong Koto, Nagari Air Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti
• Jorong Taluk Kinari, Nagari Simpang Tanjung Nan Ampek
• Nagari Selayo, Kecamatan Kubung (Bantu Palano, Sawah Subdut, Pasar Selayo, Kantor Wali Nagari)
• SMPN 1 Kubung, fasilitas pendidikan yang terdampak parah
Di sisi lain, sejumlah wilayah seperti Muara Pingai kini mulai dapat diakses setelah alat berat bekerja membuka jalur yang tertutup material longsor.

“Masyarakat sangat antusias ketika akses kembali terbuka. Itu menunjukkan betapa besar harapan mereka terhadap percepatan pemulihan,” ucap Candra.
Respons Cepat Berbuah Nihil Korban Jiwa
Wabup menegaskan bahwa Kabupaten Solok berhasil mengantisipasi risiko korban jiwa berkat langkah sigap sejak awal kejadian.

Pemerintah langsung menetapkan status siaga darurat dan memerintahkan nagari serta kecamatan untuk melakukan evakuasi preventif.

“Sejak hari pertama bencana, kita bergerak cepat. Alhamdulillah, Kabupaten Solok tidak mencatatkan korban jiwa,” tegasnya.
Candra juga mengapresiasi solidaritas antar-nagari. Sejumlah nagari yang tidak terdampak bencana telah menggalang bantuan hingga ratusan juta rupiah, termasuk dukungan logistik untuk dapur umum dan pos pengungsian.

Wakil Bupati Solok, H. Candra Pimpin Apel Gabungan Aksi Bersih-Bersih Sisa Bencana (1/12)

Dukungan Armada untuk Pemulihan
Sementara itu, Sekretaris Daerah Medison menyampaikan bahwa kegiatan teknis aksi bersih hari ini didukung 3 unit mobil damkar, 2 unit armada BPBD penyiram, serta lima rangkin air dari masyarakat.

Medison menyebut sejumlah fasilitas pendidikan dan kantor nagari menjadi fokus pembersihan, di antaranya:
• SMA 1 Kubung
• SMP 1 Sumani
• SMP 3 Sumani
• MTS Sumani
• Kantor Wali Nagari Sumani
“Kami memprioritaskan pembersihan lumpur dan sampah banjir di fasilitas umum agar pelayanan kepada masyarakat bisa kembali berjalan,” jelasnya. (Ikhsan)

 


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.