Mengantisipasi kemacetan arus mudik yang diperkirakan meningkat, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menggelar rapat koordinasi dengan Kapolres Padang Panjang dan Dinas Perhubungan pada Selasa (25/3/2025).
Padang Panjang (Sumbar), Beritamerdekaonline.com – Dalam upaya mengantisipasi kemacetan arus mudik yang diperkirakan meningkat, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menggelar rapat koordinasi dengan Kapolres Padang Panjang dan Dinas Perhubungan pada Selasa (25/3/2025).
Rapat ini membahas penerapan sistem satu arah (one way) di beberapa titik strategis dalam kota. Salah satu langkah awal yang akan diambil adalah uji coba sistem one way di depan Gedung M. Sjafei pada 9 April 2025 pukul 09.00 WIB.
Wali Kota Hendri Arnis menyampaikan bahwa sistem ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan serta memastikan kelancaran arus lalu lintas, terutama saat puncak arus mudik dan balik. “Kami berharap penerapan sistem one way ini dapat meminimalisir kemacetan dan membuat perjalanan pemudik lebih lancar. Kami juga akan terus memantau efektivitasnya selama uji coba,” ujarnya.
Kapolres Padang Panjang, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh implementasi sistem ini dengan menurunkan petugas di lapangan untuk mengatur lalu lintas dan memantau jalannya uji coba. Sementara itu, Dinas Perhubungan akan melakukan evaluasi setelah uji coba untuk menilai efektivitas serta kemungkinan perbaikan sistem.
Sekretaris Dinas Perhubungan, Hendra Putra, menjelaskan skema penerapan sistem satu arah. Kendaraan dari Bukittinggi akan diarahkan belok kiri menuju Pasar Pusat, sementara kendaraan dari arah Padang akan belok kanan langsung ke pertigaan lampu merah PDAM. Pengendara dari Bukittinggi yang ingin menuju Solok akan diarahkan lurus menuju batas kota, sedangkan yang menuju Padang harus belok kanan ke arah M. Sjafei dan keluar di simpang Bioskop Karya.
Selain itu, mulai hari ini, kendaraan roda dua dan roda empat tidak diperbolehkan memasuki Pasar Kuliner. Pemkot Padang Panjang berencana menerapkan sistem ini secara permanen setelah melalui evaluasi bersama pihak terkait.
Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan selama uji coba demi kelancaran dan keselamatan bersama. “Kami berharap sistem ini bisa menjadi solusi efektif dalam mengatasi kemacetan selama periode mudik dan menjaga kelancaran transportasi di Padang Panjang,” tutup Kapolres Kartyana.
(Charles Nasution)

Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan