SEMARANG, Berita Merdeka Online – Acara peringatan Hari Ibu yang digelar Pemkot Semarang Semarang di Pasar Modern BSB City, Kecamatan Mijen, pada Sabtu (7/12) berlangsung meriah dan penuh keseruan. Acara ini dipadukan dengan perayaan HUT ke-53 Korpri dan HUT ke-25 Dharma Wanita, menambah semarak suasana.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang akrab disapa Mbak Ita, menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan melalui berbagai aktivitas interaktif.

“Alhamdulillah, kegiatan Pemkot Semarang dijadikan satu biar acaranya heboh, ramai, tapi substansinya kena. Bagaimana kita menyiapkan, melihat, belajar di pasar tradisional. Kita tunjukkan bahwa di Pasar modern, pasarnya bersih, tradisionalnya ada,” tutur mbak Ita.

Salah satu yang menarik perhatian adalah lomba masak antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Para peserta memulai dengan berbelanja di Pasar Modern BSB City untuk kemudian mengolah bahan menjadi menu bergizi khusus untuk anak-anak SD, mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis.

Selain itu, ada lomba membuat olahan susu dengan beragam kreasi, seperti es krim gelato, pudding, milkshake, hingga sabun susu. Lomba ini bertujuan memanfaatkan potensi peternakan di Kota Semarang, sekaligus mendorong ibu-ibu peternak untuk meningkatkan nilai produk hasil ternak mereka.

Tak hanya itu, ada juga lomba rias wajah yang melibatkan interaksi ibu dan anak, serta demo pembuatan pupuk organik untuk mendorong pemanfaatan lahan rumah sebagai sumber ketahanan pangan keluarga.

Pemerintah Kota Semarang menggelar Peringatan Hari Ibu di Pasar Modern, BSB City, Sabtu (7/12).

Dengan pendekatan ini, Mbak Ita ingin memperlihatkan peran penting perempuan dalam mengoptimalkan sumber daya lokal untuk kesejahteraan keluarga.

Perayaan ini semakin meriah dengan lomba senam dan lomba mewarnai untuk anak-anak. Menurut Mbak Ita, penggabungan peringatan Hari Korpri, Dharma Wanita, dan Hari Ibu dimaksudkan untuk menguatkan sinergi antar keluarga, perempuan, dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan semangat pemberdayaan perempuan dan anak, sekaligus mempersiapkan masyarakat Semarang menjadi lebih produktif dan mandiri,” ungkap Mbak Ita.

“Tadi ada beragam lomba, semua jadi satu. Kami dari Pemkot Semarang siap melayani masyarakat, siap melaksanakan program dari Bapak Presiden,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana Pemerintah Kota Semarang memadukan kemeriahan acara dengan pesan substansial untuk masyarakat.(day)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.