Bengkulu, Berita Merdeka Online — Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama jajaran TNI terus memperkuat sinergi dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi tersebut salah satunya diwujudkan melalui pembahasan draft kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Bengkulu, Komando Daerah Militer (Kodam) XXI/Radin Inten, serta pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.
Pembahasan draft kesepakatan bersama itu dilakukan dalam rapat di Ruang Rapat Merah Putih Lantai II Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (1/9/2026). Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni.
Kesepakatan tersebut diarahkan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjalankan berbagai program pembangunan, khususnya yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat di desa dan kelurahan.
Dalam rapat tersebut, Herwan Antoni menegaskan bahwa keberhasilan program pembangunan membutuhkan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga sinergi dengan TNI dan pemerintah kabupaten/kota dinilai penting untuk memastikan program berjalan secara terpadu.

“Sinergi yang dibangun melalui kesepakatan bersama ini diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih terintegrasi, efektif, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa dan kelurahan,” ujar Herwan.
Perkuat Pembangunan dari Desa dan Kelurahan
Herwan menjelaskan, kerja sama pemerintah daerah dengan unsur TNI memiliki ruang yang cukup luas dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi dapat diarahkan pada sejumlah sektor yang memiliki keterkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di antaranya pemberdayaan masyarakat, pembangunan dan peningkatan infrastruktur dasar, ketahanan pangan, serta penguatan ketahanan sosial di lingkungan desa dan kelurahan.
Menurutnya, koordinasi yang baik antarlembaga menjadi salah satu faktor penting agar pelaksanaan program tidak berjalan sendiri-sendiri. Dengan adanya kesepakatan bersama, masing-masing pihak diharapkan memiliki pemahaman mengenai tugas, peran, dan bentuk dukungan dalam pelaksanaan program di lapangan.
Rapat tersebut turut dihadiri Kasiren Korem 041/Gamas Kolonel Inf Aswin Suladi bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Sementara itu, perangkat daerah dari pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu mengikuti pembahasan melalui sambungan virtual.
Kasiren Korem 041/Gamas Kolonel Inf Aswin Suladi menyampaikan komitmen TNI untuk mendukung program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Aswin, kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong kemajuan desa dan kelurahan.
“Melalui kerja sama yang terbangun, kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung keberhasilan program-program sebagai upaya bersama membangun desa dan kelurahan yang lebih maju dan mandiri,” ungkapnya.
Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam pembahasan kesepakatan bersama yang tengah dimatangkan. Pemerintah daerah dan unsur TNI selanjutnya diharapkan dapat menyelaraskan program sesuai kewenangan masing-masing.
Dalam rapat, peserta juga membahas sejumlah substansi yang tercantum dalam draft kesepakatan bersama. Materi pembahasan antara lain menyangkut ruang lingkup kerja sama, pembagian peran masing-masing pihak, serta mekanisme koordinasi dalam pelaksanaan program.
Pembahasan dilakukan untuk memastikan kesepakatan yang nantinya disusun dapat menjadi landasan koordinasi yang jelas dan dapat diterapkan secara efektif di lapangan.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada kesepakatan administratif, tetapi dapat diterjemahkan menjadi kolaborasi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan semakin kuatnya koordinasi antara pemerintah daerah, TNI, dan pemerintah kabupaten/kota, program pembangunan diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat dan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
Langkah tersebut juga diharapkan dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat serta mendorong desa dan kelurahan menjadi lebih maju, mandiri, dan memiliki ketahanan sosial maupun ekonomi yang lebih baik.***
Editor: Red
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan