KAUR, Berita Merdeka Online — Pemerintah Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang menimpa rumah warga Desa Talang Tais, Kecamatan Kelam Tengah, Selasa (1/9/2026).
Rumah milik Suhadi (54) dilaporkan terbakar pada Selasa sekitar pukul 11.55 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun rumah dan harta benda milik keluarga terdampak mengalami kerugian akibat kebakaran.
Beberapa jam setelah kejadian, jajaran Pemerintah Kabupaten Kaur langsung mendatangi keluarga korban untuk melihat kondisi sekaligus menyalurkan bantuan.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., MAP, yang meminta jajaran pemerintah daerah merespons cepat setiap masyarakat yang mengalami bencana maupun musibah.

Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Kaur diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kaur Renra Agung, S.STP., M.P.S.Sp.
Renra hadir bersama pimpinan Baznas Kabupaten Kaur, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaur Yanto, S.Sos., serta perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Kaur.
Renra mengatakan, kedatangan pemerintah daerah merupakan bentuk respons langsung setelah pihaknya menerima informasi mengenai kebakaran tersebut.
“Ini merupakan instruksi Bapak Bupati agar pemerintah daerah cepat merespons setiap masyarakat yang tertimpa bencana atau musibah. Begitu kami mendapat informasi kejadian, kami langsung berkoordinasi dan turun ke lokasi untuk melihat kondisi korban,” ujar Renra.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya ingin menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan kondisi keluarga yang terdampak serta mengetahui kebutuhan mereka setelah musibah.
“Kami hadir bukan hanya untuk memberikan bantuan, tetapi juga untuk melihat secara langsung bagaimana kondisi korban dan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Ini penting supaya pemerintah mengetahui kondisi di lapangan dan bisa mengambil langkah yang diperlukan,” katanya.
Penanganan terhadap keluarga terdampak dilakukan melalui koordinasi lintas instansi. Pemkab Kaur melibatkan BPBD, Dinas Sosial dan Baznas dalam memberikan dukungan kepada korban.
Renra mengatakan bantuan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan keluarga yang mengalami musibah.
“Kami bersama BPBD, Dinas Sosial dan Baznas berupaya memberikan bantuan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan korban. Mudah-mudahan apa yang diberikan ini bisa membantu dan sedikit meringankan beban keluarga setelah mengalami musibah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah merupakan bagian dari komitmen pelayanan kepada warga.
“Harapan kita, masyarakat yang mengalami musibah tetap mendapatkan perhatian dari pemerintah. Kita tidak ingin ketika ada warga yang tertimpa musibah, mereka merasa sendiri. Pemerintah harus hadir dan bersama-sama membantu masyarakat,” tegas Renra.
Bantuan tersebut diharapkan menjadi dukungan awal bagi keluarga Suhadi untuk memenuhi kebutuhan pascakebakaran dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, Camat Kelam Tengah Arliun, S.Sos., yang hadir mewakili keluarga korban, menyampaikan rasa syukur karena kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Menurut Arliun, meski keluarga mengalami kerugian akibat kebakaran, keselamatan penghuni rumah menjadi hal yang paling utama.
“Mewakili keluarga besar korban, kami menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT karena di tengah musibah yang menimpa keluarga, tidak ada korban jiwa,” ujar Arliun.
Ia mengatakan keluarga tetap berusaha mengambil hikmah dari musibah yang terjadi.
“Dalam kondisi seperti ini tentu ada kesedihan dan kerugian yang kami rasakan. Tetapi kami tetap bersyukur karena yang paling penting tidak ada korban jiwa. Kami percaya di balik musibah ini tetap ada hikmah dan pertolongan dari Allah SWT,” katanya.
Atas perhatian yang diberikan, keluarga korban menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kaur dan pihak-pihak yang ikut memberikan bantuan.
Arliun menyebut bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kepada keluarga yang sedang menghadapi masa sulit.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Kaur, dalam hal ini yang diwakili Kabag Kesra, Baznas, pihak Dinas Sosial, serta Solidaritas Kaur yang telah hadir dan memberikan perhatian serta bantuan kepada keluarga kami,” ujarnya.
Ia memastikan bantuan yang diterima akan dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan keluarga setelah rumah mereka terdampak kebakaran.
“Bantuan yang diberikan telah kami terima dengan ikhlas dan penuh rasa syukur. Mudah-mudahan bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban keluarga kami dalam menghadapi kondisi musibah seperti saat ini,” katanya.
Arliun kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap keluarga Suhadi.
“Sekali lagi, kami dari keluarga besar mengucapkan terima kasih atas kepedulian, perhatian dan solidaritas yang telah diberikan. Semoga segala bantuan dan kebaikan yang diberikan mendapat balasan dari Allah SWT,” tuturnya.
Respons cepat tersebut menjadi bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam membantu warga yang terdampak musibah. Selain bantuan awal, kondisi keluarga korban dan kebutuhan pascakebakaran menjadi hal yang perlu terus diperhatikan agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik. (Hotman)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan