Berita Merdeka Online, Aceh timur – Akhir-akhir ini Pengamanan di SMKN1 idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Aceh super Ketat, ibarat Pengamanan Gedung putih Negara Amerika serikat.
Seperti yang terjadi dan terpantau kemarin, personil Satpam (Security) yang berseragam Warna polisi kagetkan sejumlah Wartawan yang berkunjung ke Sekolah tersebut, dari pintu pagar satpam tersebut langsung di hadang wartawan tidak diperkenankan masuk, dengan nada “Ini Perintah atasan “,dengan mengunakan Handy Talking (HT) memanggil kata sandi Tengo November (artinya Tony) yaitu kepala sekolah beberapa kali via Ht tidak menjawab.
Namun satpam tersebut tetap tidak di perkenankan masuk meski pun wartawan telah memperkenal diri namun oknum satpam tersebut tetap tidak membukakan pintu pagar, wartawan hasballah Kadimin dari media Aceh mempertanyakan SOP (Standar Operasional Prosedur), akan tetapi oknum pengamanan tersebut tidak bisa menjelaskan nya
Saat di komfirmasi kepala sekolah SMKN1 idi rayeuk, mengatakan meminta maaf karena yang di panggil via HT, Alfa November (Antony) tidak menjawab karena baterai Ht saya Low bet.
Sementara oknum satpam tersebut di akui oleh antony dia baru baru memakai seragam satpam jadi bersemangat, sehingga salah faham, antony juga membeberkan beberapa hari lalu ada dari anggota kepolisian polres Aceh Timur bidang tipikor juga di hadang meskipun personil polres sudah menunjukan identitas namun tidak di perkenan kan untuk menjumpai kepala sekolah SMK 1 idi Rayeuk.
Sementara itu ketua I Persatuan Wartawan Aceh Timur (PESAWAT), hasballah Kadimin, Selasa, (08/02/2023), kepada media Beritamerdekaonline.com sangat menyesalkan tindakan oknum satpam di SMKN 1 idi Rayeuk, yang pelayanan bagaikan pengamanan markas besar Gedung putih negara Amerika serikat(AS), kita juga ragu tentang pengrekrut Men legalitas satpam di Sekolah tersebut,apa sudah memenuhi kreteria jangan asal pakai baju seragam oleh pihak sekolah, memdesak Kapala Cabang Dinas Pendidikan dan kebudayaan Aceh segera mengevaluasi kinerja kepala sekolah SMKN 1 idi, jangan pelihara oknum kepala sekolah seperti itu jelas Hasballah
Sampai berita ini di terbitkan belum ada klarifikasi dari kepala Cabang dinas pendidikan dan kebudayaan Aceh. (MR)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan