“Bupati Kepahiang Hidayattulah Sjahid resmi dikukuhkan dengan gelar adat Rajo Ario Dipateui Junjung II di Aula Pemda Kepahiang, Senin (17/02/2025). Acara dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, memperkuat sinergi antara pemerintah dan adat setempat.”
Kepahiang, Beritamerdekaonline.com – Senin 17 Februari 2025. Dalam sebuah prosesi adat yang khidmat dan penuh makna, Bupati Kepahiang, Hidayattulah Sjahid, resmi dikukuhkan dengan gelar adat “Rajo Ario Dipateui Junjung II”. Acara pengukuhan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Pemda Kepahiang dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan tokoh masyarakat.
Pengukuhan gelar adat ini menjadi momen bersejarah yang memperkuat kedudukan Hidayattulah Sjahid sebagai pemimpin yang dihormati dan diakui oleh masyarakat adat Kepahiang. Gelar Rajo Ario Dipateui Junjung II melambangkan kehormatan dan tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai budaya serta memimpin dengan bijaksana.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kepahiang, Hidayattulah Sjahid, yang tampil dengan balutan pakaian adat khas Kepahiang. Selain itu, turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kepahiang, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala BKD Keuangan, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Para Camat se-Kabupaten Kepahiang juga turut hadir, menandakan kuatnya dukungan dan penghormatan terhadap pengukuhan gelar adat ini. Kehadiran para pemangku jabatan tersebut menegaskan pentingnya acara ini dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat adat.
Pengukuhan gelar adat ini diawali dengan prosesi adat yang sakral, dipimpin oleh tetua adat dan diiringi oleh alunan musik tradisional. Hidayattulah Sjahid secara simbolis menerima gelar Rajo Ario Dipateui Junjung II, yang diartikan sebagai pemimpin yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, kebijaksanaan, dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Hidayattulah Sjahid menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan kehormatan ini. Ia berkomitmen untuk terus menjaga amanah dan menjalankan tugas sebagai pemimpin yang bijaksana dan adil.
“Gelar ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus mengayomi masyarakat dan menjaga nilai-nilai adat serta budaya Kepahiang,” ungkap Hidayattulah Sjahid dengan penuh haru.
Penganugerahan gelar adat ini tidak hanya sekadar simbol kehormatan, tetapi juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat adat dalam menjaga kelestarian budaya lokal. Selain itu, gelar ini menjadi lambang pengakuan atas peran Hidayattulah Sjahid dalam memimpin dan memajukan Kabupaten Kepahiang.
Pengukuhan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan tradisi dan adat istiadat sebagai warisan budaya yang harus dijaga. Acara berlangsung khidmat dan diakhiri dengan doa bersama untuk kesejahteraan masyarakat Kepahiang. (Sampur Buana)




Tinggalkan Balasan