Aceh Utara – Perangkat desa di Kabupaten Aceh Utara mengikuti pelatihan pengembangan ekonomi masyarakat Gampong (Desa). Kegiatan digelar oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kabupaten Aceh Utara di Hotel Lido Graha.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 120 peserta dibagi dalam tiga angkatan sebanyak 40 orang/angkatan. Acara berlangsung selama tiga hari dari tanggal 25 sampai dengan 27 November 2019. Pemeteri dihadirkan dari BAPPEDA, Dinas Pertanian Penanaman Pangan, Pengusaha Produksi Sabun Mak Rah pireng Mustafa Kamal yang sudah berhasil ditingkat Internasional
Kabid pemberdayaan masyarakat, BPM Aceh Utara, Raman, mengatakan, tujuannya pelaksanaan kegiatan ini diharapkan agar pengguna dana desa dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Saat ini penggunaan dana Desa hanya di prioritaskan untuk pembangunan infrastruktur.
“Dengan adanya kegiatan ini, kita harapkan kedepan penggunaan dana Desa dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui BUMG. Dana desa dikucurkan bukan semata-mata untuk pembangunan infrastruktur.” ungkapnya.
Kemudian ia mengharapkan, kepada kepala desa untuk tidak terpaku penggunaan anggaran desa pada pembangunan infrastruktur semata, sehingga program pemerintah pusat menciptakan Gampong mandiri tidak tercapai.
“Sekian banyak uang dana Desa dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk setiap Gampong. Kepala desa jangan hana terpaku dengan pembangunan fisik saja, tahun ini dibuat tahun depan sudah rusak. Akhirnya tujuan pemerintah pusat untuk menciptakan gampong yang mandiri tidak tercapai,” ujarnya.
Selanjutnya ia menyebutkan, saat ini pemerintah pusat telah menyarankan kepada semua Gampong untuk memanfaatkan dana desa untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat
“Kita harapkan untuk kedepan penggunaan dana diprioritaskan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat sesuai instruksi pemeritah pusat bahkan pak Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf sudah menyarankan kepada beberapa Gampong di Kabupaten Aceh Utara kepada setiap Keuchik mengalokasikan dana Gampong minimal 60 persen untuk pemberdayaan, selanjutnya baru untuk pembangunan fisik,” paparnya.
Selanjutnya ia mengharapkan kepada peserta untuk bisa mensosialisasikan ini di Gampong tentang bagaimana cara memanfaatkan dana desa bisa beralih sesuai harapan Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf paling kurang 60 persen untuk pemberdayaan.
“Kita harapkan kepada peserta untuk dapat mensosialisasikan apa yang didapat hari ini di Gampong, tentang bagaimana cara memanfaatkan dana desa bisa beralih sesuai harapan Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf paling kurang 60 persen untuk pemberdayaan,” Imbuhnya. (Azwar Kadiron).
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan