Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Yosia Yodan, pemilik HighScope Indonesia Bengkulu, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Yodan Street Kids Street Food Festival bertujuan tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga untuk mengenalkan lebih dekat HighScope Bengkulu kepada masyarakat luas. Menurutnya, sekolah tersebut memiliki komitmen yang tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga pada pengembangan kreativitas, keterampilan sosial, dan kepercayaan diri generasi muda.

“HighScope tidak hanya tempat belajar di ruang kelas, kami juga berperan aktif dalam mengembangkan kreativitas anak dan memperkuat keterampilan sosial mereka. Festival ini adalah salah satu upaya kami untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta memberikan kesempatan kepada anak-anak dan remaja untuk mengekspresikan diri secara kreatif,” ungkap Yosia, di pelataran HighScop, Kota Bengkulu, Jumat sore (4/10).

Yosia menjelaskan bahwa festival tersebut memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka dalam suasana yang menyenangkan. Festival ini tidak hanya menawarkan berbagai kegiatan yang melibatkan seni dan kreativitas, tetapi juga menghadirkan bazar UMKM sebagai bagian dari agenda acara.

“Melalui festival ini, kami berharap anak-anak bisa tumbuh menjadi individu yang lebih percaya diri dan kreatif,” tambah Yosia.

Selain sebagai ajang kreativitas anak, festival ini juga menjadi peluang besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Yosia menegaskan bahwa salah satu misi penting dari Yodan Street Kids Street Food Festival adalah untuk memberikan panggung kepada para pelaku UMKM agar lebih dikenal dan mampu meningkatkan daya saing.

“Sebanyak 15 UMKM dari berbagai sektor seperti kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan berpartisipasi dalam bazar ini,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keikutsertaan UMKM dalam acara ini bukan hanya sekadar memeriahkan festival, melainkan juga menjadi bagian dari upaya untuk mendorong perkembangan usaha lokal. Dengan menyediakan ruang bagi mereka untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, Yosia berharap UMKM Bengkulu dapat berkembang dan berkompetisi di pasar yang lebih luas.

“Dengan memberikan ruang bagi UMKM untuk tampil, kami ingin mendorong usaha lokal agar bisa naik kelas dan berkompetisi di pasar yang lebih luas,” ujar Yosia.

Dalam festival yang digelar selama dua hari ini, masyarakat Bengkulu dapat menikmati aneka sajian kuliner khas dari para UMKM peserta, serta berbelanja produk-produk fesyen dan kerajinan tangan yang unik. Melalui bazar ini, Yosia berharap para pelaku UMKM dapat semakin dikenal oleh masyarakat dan bisnis mereka tumbuh lebih baik.

“Festival ini tidak hanya memberikan hiburan bagi keluarga dan anak-anak, tetapi juga menjadi sarana bagi para pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produk mereka. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, baik bagi anak-anak yang terlibat dalam acara ini maupun bagi para pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi,” pungkas Yosia.

Yodan Street Kids Street Food Festival menjadi langkah nyata HighScope Indonesia Bengkulu di bawah kepemimpinan Yosia Yodan dalam mendukung pengembangan anak-anak sekaligus pemberdayaan ekonomi lokal, melalui sinergi antara pendidikan, kreativitas, dan UMKM.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.