Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Dalam upaya strategis memperkuat struktur manajerial serta meningkatkan performa perbankan daerah, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, resmi melantik Andaru Pranata, S.E., sebagai Komisaris Nonindependen PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bengkulu. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini berlangsung khidmat di Aula H. Mochtar Azehari, lantai 7 Graha Bank Bengkulu, pada Ahad (8/3/2026).

Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Gubernur Helmi Hasan Lantik Andaru Pranata sebagai Komisaris Nonindependen Bank Bengkulu.


‎Langkah ini diambil sebagai komitmen pemerintah daerah untuk memastikan Bank Bengkulu tetap menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang sehat dan tangguh di Bumi Rafflesia. Pelantikan tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu Nomor 02 Tahun 2026 tertanggal 6 Maret 2026. Dengan amanah baru ini, Andaru akan mengemban masa jabatan periode 2026–2030, bersinergi dengan Elva Hartati yang juga menduduki posisi Komisaris Nonindependen.

‎Dalam sambutannya, Gubernur Helmi Hasan menekankan bahwa kehadiran tenaga muda yang kompeten di jajaran dewan komisaris diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam fungsi pengawasan. Bank Bengkulu dituntut untuk tidak hanya sekadar bertahan, tetapi juga berakselerasi di tengah persaingan industri perbankan yang kian kompetitif.

‎”Kehadiran Komisaris Nonindependen yang dilantik hari ini diharapkan dapat semakin memperkuat fungsi pengawasan, memberikan arahan strategis, serta mendorong kinerja Bank Bengkulu agar semakin sehat, kuat, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah, baik di tingkat kota maupun kabupaten,” ujar Helmi Hasan di hadapan para tamu undangan.

‎Lebih lanjut, Gubernur juga memberikan informasi terkini mengenai struktur direksi. Ia menyampaikan bahwa posisi Direktur Utama serta Direktur Kepatuhan saat ini masih dalam proses seleksi guna memastikan nakhoda bank daerah tersebut diisi oleh figur yang memiliki integritas dan kapabilitas mumpuni.

‎Sosok Andaru Pranata bukanlah nama baru di kancah profesional dan organisasi Provinsi Bengkulu. Lahir di Ketahun pada 13 Januari 1993, putra daerah ini merupakan lulusan Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sebelas Maret. Sebelum memasuki dunia perbankan, ia memiliki rekam jejak yang variatif, mulai dari sektor swasta sebagai Human Resource Development Manager di PT Muhibat Jaya Abadi hingga dunia kewirausahaan di bidang perkebunan.

‎Karier politiknya pun terbilang cemerlang saat menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Bengkulu periode 2019–2024. Selama di parlemen, ia dipercaya memimpin Komisi III dan terlibat aktif dalam berbagai alat kelengkapan dewan, seperti Badan Anggaran dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda). Fokusnya pada pemberdayaan UMKM, bantuan sarana pertanian, dan infrastruktur menunjukkan kedekatannya dengan isu-isu ekonomi kerakyatan.

‎Meski berlatar belakang politisi dan pengusaha, Andaru dipastikan telah memenuhi standar kompetensi perbankan. Pelaksana Tugas (Plt.) Komisaris Utama Independen Bank Bengkulu, Riduan, mengungkapkan bahwa Andaru telah menuntaskan program Executive Overview for Board of Commissioner of Banking Industry di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI). Selain itu, ia telah mengantongi Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 dari Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSP BSMR).

‎”Dengan bekal pengalaman di berbagai organisasi, termasuk sebagai Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, serta sertifikasi manajemen risiko yang telah diraih, kami optimis Andaru Pranata dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas dan memacu pengembangan Bank Bengkulu ke arah yang lebih modern,” ungkap Riduan.

‎Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Eko Kurnia Ningsih, para pemegang saham, serta jajaran direksi Bank Bengkulu, yang semuanya menaruh harapan besar pada formasi baru dewan komisaris ini demi masa depan ekonomi Bengkulu yang lebih cerah.