Beritamerdekaonline.com, Pangkalpinang – Aroma praktik politik uang kembali mencoreng pesta demokrasi. Dalam Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang 2025, pasangan calon nomor urut 4, Basit–Dede, kini menjadi sorotan setelah tim pemenangannya diduga terlibat dalam bagi-bagi uang kepada pemilih.
Yang mengejutkan, dugaan itu menyeret nama Ustad Dede, sosok ulama yang selama ini lantang mengingatkan masyarakat tentang haramnya money politics.
Seorang warga Pasir Garam, Kecamatan Pangkalbalam, Ichsan, mengaku ditawari uang oleh seorang perempuan bernama Sela (30) yang diketahui sebagai kader sekaligus bagian dari tim pemenangan Basit–Dede.

“Sela datang membawa dua amplop berisi Rp150 ribu. Uang itu dimaksudkan agar saya dan istri memilih Basit–Dede,” ujar Ichsan kepada KBO Babel, Senin (25/8/2025).
Namun, Ichsan menolak tegas tawaran tersebut.
“Total Rp300 ribu sempat saya terima, tapi langsung saya kembalikan. Sebagai Muslim, saya menolak politik uang karena jelas haram dan merusak demokrasi,” tegasnya.
Pernyataan Ichsan sontak menggemparkan publik. Pasalnya, ia bukan sekadar warga biasa, melainkan Ketua Partai Ummat Kota Pangkalpinang—partai yang sebelumnya tercatat sebagai pengusung Basit–Dede.
“Hari ini saya resmi mencabut dukungan terhadap pasangan Basit–Dede. Mereka telah memberi contoh buruk, melanggar komitmen, dan mengkhianati kepercayaan publik,” tegas Ichsan.
Ia memastikan langkahnya bukan sekadar manuver politik, melainkan juga akan dibawa ke ranah hukum. Ichsan mengaku siap melaporkan dugaan politik uang ini ke Bawaslu Pangkalpinang, dengan bukti rekaman CCTV serta dua saksi mata yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Sela yang disebut-sebut kader Partai NasDem sekaligus bagian dari tim pemenangan Basit–Dede, belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi media juga tidak mendapat jawaban.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi Ustad Dede, yang selama ini dikenal sebagai ulama anti-politik uang. Publik menilai praktik seperti ini bukan hanya melanggar hukum dan etika demokrasi, tetapi juga menodai nilai-nilai agama yang kerap disuarakan dirinya. (S4f)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan