Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Bertempat di Hotel Mercure Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Nasional mengadakan kegiatan Lokakarya Mekanisme Layanan Rujukan Pencegahan dan Perlindungan Kekerasan Bagi ABH, Senin (10/07/2023).
Kegiatan ini merupakan dukungan pendanaan multitahun dari Department of Foreign Affair and Trade (DFAT) Australia melalui Cowater International Inc. sebagai managing partner, untuk melaksanakan program inklusi sosial bagi anak yang ramah anak, yang dikenal dengan program inklusi selama periode 2023 – 2025. Dukungan pendanaan ini semakin memperkuat upaya pencapaian visi PKBI secara nasional untuk mewujudkan masyarakat dan keluarga Indonesia yang bertanggungjawab dan inklusif. PKBI Nasional sebagai Mitra Program, bekerjasama dengan 17 organisasi sebagai sub mitra program, yang bekerja di 34 Kota/Kabupaten di 15 Provinsi di Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan dan Nusa Tenggara Timur, bekerja mendukung 2 kelompok tereksklusi, yaitu Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH).
PKBI Nasional melakukan Lokakarya Penyusunan Mekanisme Layanan Rujukan Kekerasan pada ABH sebagai langkah awal untuk mengidentifikasi pemetaan tingkat kekerasan yang dialami oleh ABH. Dokumen ini akan menjadi starting point dalam proses penguatan system perlindungan dari tindak kekerasan terhadap anak.
Peserta lokakarya ini berasal dari 12 Daerah PKBI yang berasal dari Pulau Kalimantan, Sumatera, Jawa, dan Nusa Tenggara Timur.
Menurut penanggung jawab kegiatan, Abdul Salim kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk mengembangkan mekanisme layanan dan rujukan dengan memepertimbangkan regulasi dan undang-undang tentang perlindungan anak.
“Mengidentifikasi pihak-pihak yang dapat mendukung berjalannya mekanisme layanan rujukan sehingga menjadi direktori penyedia layanan bagi ABH serta menyusun draft dokumen panduan mengakses layanan dasar untuk anak, yang menjadi bagian dari dokumen panduan pencegahan, dukungan dan penangan situasi kekerasan yang dialami oleh anak,” sampainya. (Tim)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan