BLITAR, BMOnline – Polres Blitar gelar pemusnahan Minuman Keras (Miras) hasil operasi Ketupat yang bertempat di halaman Pemerintah kabupaten (Pemkab) Blitar, Jawa Timur. Selasa (12/5/2020)
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, Dandim 0808 Blitar Letkol Inf Kris Bianto, Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetyo, Ketua MUI Kabupaten Blitar Drs.KH. Ahmad Zamroji, Ketua FKUB Kabupaten Blitar Drs.KH. Agus Muadzin, Kasatpol PP Kabupateb Blitar Rustin Tri Setyo Budi serta jajaran Camat Se-Kabupaten Blitar.
Dalam sambutannya Bupati Blitar Drs. H. Rijanto mengatakan ditengah – tengah pandemi Covid-19 ini, pihaknya bersama jajaran mengucapkan banyak terima kasih kepada TNI dan Polri karena telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku penjual Miras serta peracik minuman keras oplosan.
“Pemusnahan minuman beralkohol ini adalah hasil oprasi ketupat oleh Polres Blitar yang dikembangkan dari kejadian beberapa waktu lalu atas insiden meninggalnya 8 orang karena melakukan pesta Miras,”terangnya.
Tentunya, lanjut Bupati kita sangat prihatin dengan kejadian tersebut, untuk itu saya mengajak kepada rekan-rekan semua, tokoh agama dantokoh pemuda untuk ikut serta memerangi kejahatan Miras ini agar situasi di Kab. Blitar tetap selalu aman dan Kondusif.
Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetyo menerangkan setelah kita teliti di Laboratorium forensik Surabaya, bahwa minuman keras yang kita sita ini merupakan minuman yang tidak bisa diterima oleh tubuh kita, karena dalam kandungan Alkoholnya mencapai 75% yang bisa membahayakan bagi tubuh kita.
Kapolres menjelaskan kejadian kemarin atas meninggalnya 8 orang tentunya bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua akan bahanya minuman keras, mari kita jauhi Khomer atau minuman keras apalagi ini adalah bulan suci Ramadhan.
“Saya mohon kepada para tokoh masyarakat, alim ulama untuk bersama sama memerangi kejahatan minuman keras ini yang secara tidak langsung menghancurkan generasi penerus bangsa,” pintanya.
Sementara itu Ketua FKUB Kabupaten Blitar Drs.KH. Agus Muadzin Khomer menghimbau minuman keras adalah induk dari segala kejahatan, jika mencoba mengkunsumsinya maka saat itulah segala kejahatan akan datang.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini menjadi keberkahan kita dibulan suci Ramadhan, untuk itu mari kita bersama-sama berdoa kepada Alloh SWT agar kita semua warga Blitar bisa dijauhkan dari segala keburukan dan musibah,” imbuhnya. (Sunyoto).
Penulis : Sunyoto
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan