TAPAKTUAN, BMonline – Guna membantu memudahkan kinerja Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19, Politeknik Aceh Selatan menciptakan aplikasi pemantau berbasis android. Dalam rapat khusus yang dipimpin oleh Ketua Bidang Perencanaan, Data, Pakar dan Analisa Gugus Tugas, Said Azhar, Tim Poltas mempresentasikan aplikasi yang diberi nama P-Covid19 tersebut untuk menghimpun masukan terkait pengembangan aplikasi, Senin (20/04/2020).
Dalam pemaparannya, Herry Setiawan menjelaskan bahwa aplikasi ini diciptakan melalui kolaborasi tim yang terdiri-dari, Mirza Purnandi (Dosen UTU), Ary Firnanda (Dosen AKN Meulaboh), Muhammad Zuhar (Dosen Ubudiyah), dan dr. Syah Mahdi, Sp.PD (Ketua IDI Aceh Selatan).

“Secara prinsip kerjanya, aplikasi android ini akan diinstalkan ke handphone para suspek rentan terjangkit corona seperti, pelaku perjalanan atau traveler (PP), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Orang Tanpa Gejala (OTG). Lalu secara harian tim dapat memantau kondisi mereka secara online,” kata Herry.
Menurut Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh Selatan, dr. Syah Mahdi, Sp.PD mengatakan, bahwa aplikasi ini sangat membantu petugas medis dalam menghindari kontak langsung dengan suspek sehingga pihaknya sangat mengapresiasi inovasi karya Politeknik Aceh Selatan ini.
“Bayangkan bagaimana sulitnya kita melakukan pemantauan secara rinci hari ke hari. Melalui aplikasi ini mereka dapat melaporkan kondisi real time kepada kita, dan jika kondisinya perlu penanganan baru ditangani secara cepat,” Ucapnya.
Sementara itu Direktur Poltas, Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc, mengharapkan, agar inovasi ini dapat digunakan sebagai bagian dari kontribusi aktif civitas akademika Politeknik Aceh Selatan dalam membantu gugus tugas percepatan penanganan Covid19 khususnya di Kabupaten Aceh Selatan.
“Aplikasi ini juga dapat digunakan oleh daerah lain, bukan hanya di Aceh Selatan saja, untuk provinsi bahkan nasional sekalipun,” Jelas Yasar.
Rapat yang dipimpin Asisten III Setdakab, Said Azhar ini turut dihadiri oleh Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Infokom, Ketua IDI, BPBD, dan para ketua bidang serta anggota gugus tugas. (Kausar).
Penulis : Kausar
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan