Kaur, Beritamerdekaonline.com – Di tengah upaya pemerintah dalam menggalakkan program Hanpangan Nasional, Babinsa Koramil 408-02/KU Serda Agus Cahyadi, melakukan pengecekan lokasi persawahan tadah hujan dan sumber air di Desa Datar Lebar II Kecamatan Lungkang Kule Kabupaten Kaur, Sabtu (16/3/2024)
Serda Agus Cahyadi memeriksa secara teliti lokasi sawah tadah hujan di daerah tersebut. Dia memastikan bahwa lahan pertanian tersebut siap untuk ditanami dan optimal dalam menyerap air hujan, sesuai dengan prinsip tadah hujan. Selain itu, dia juga mengevaluasi sumber air di area tersebut untuk memastikan pasokan air yang cukup bagi kebutuhan irigasi.
“Saya merasa penting untuk secara langsung memeriksa kondisi sawah tadah hujan dan sumber air di Desa Datar Lebar II. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional,” ungkap Serda Agus Cahyadi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD untuk meningkatkan produksi pangan di wilayah tersebut dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Babinsa melakukan pengecekan untuk memastikan ketersediaan air yang memadai bagi pertanian, terutama dalam sistem pertanian tadah hujan yang sangat mengandalkan curah hujan.
Kepala Desa Datar Lebar II Didi menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Babinsa dalam mendukung program pangan nasional tersebut. Dia mengungkapkan bahwa kerjasama yang erat antara TNI AD dan pemerintah desa sangatlah penting untuk meningkatkan produksi pangan di wilayah tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa dalam membantu memastikan ketersediaan air untuk pertanian, terutama dalam program sawah tadah hujan yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat di desa ini,” ujar Dedi.
Lanjutnya, dengan adanya kegiatan pengecekan yang dilakukan oleh Babinsa, berharap dapat terus mengoptimalkan potensi pertanian tadah hujan di Desa Datar Lebar II, selain melakukan peninjauan terhadap lokasi pertanian dan sumber air, Serda Agus Cahyadi juga berinteraksi langsung dengan para petani setempat. Dalam interaksi tersebut, dia mendengarkan langsung masukan dan kendala yang dihadapi oleh para petani dalam menjalankan usaha pertanian mereka. (Herpin)



Tinggalkan Balasan