BOJONEGORO – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro terus menunjukkan progres. Sebanyak sembilan rumah warga di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, mendapat perbaikan melalui program Aladin (Atap, Lantai, dan Dinding) sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Pelaksanaan renovasi dilakukan secara bertahap oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat. Program tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap warga yang selama ini menempati rumah dengan kondisi kurang layak, sehingga diharapkan dapat memberikan lingkungan tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

Salah seorang penerima manfaat, Saelah (63), warga RT 023 RW 002 Dusun Kesongo, mengaku bersyukur rumahnya menjadi salah satu yang memperoleh bantuan perbaikan. Baginya, renovasi tersebut merupakan harapan yang akhirnya terwujud berkat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur rumah kami mendapat bantuan renovasi melalui program TMMD. Semoga setelah selesai nanti rumah ini menjadi lebih nyaman untuk ditempati bersama keluarga. Terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah peduli kepada masyarakat seperti kami,” tuturnya, Selasa (21/7/2026).

Komandan SST-2 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Peltu Pom Syarif, menjelaskan bahwa rehabilitasi RTLH merupakan salah satu program prioritas dalam pelaksanaan TMMD tahun 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak.

Ia menuturkan, TMMD merupakan program terpadu lintas sektor yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Selain renovasi rumah, sasaran fisik TMMD di Desa Kesongo meliputi pembangunan jalan beton, normalisasi saluran air, serta pembangunan sejumlah fasilitas umum yang diharapkan mampu memperlancar akses transportasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi desa.

Di sisi lain, berbagai kegiatan nonfisik juga terus dilaksanakan, seperti pelayanan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, penyuluhan kepada masyarakat, hingga kegiatan sosial lainnya yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga.

“Melalui TMMD, kami ingin memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga lewat berbagai pelayanan sosial yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan mendorong kemajuan desa,” ujar Peltu Pom Syarif.

Program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah. Kehadiran program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga menghadirkan kehidupan yang lebih layak serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kesongo secara berkelanjutan.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.