Kutai Barat, Berita Merdeka Online – Senin, 23 September 2024 – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kutai Barat untuk periode 2024-2029 semakin mendekati puncaknya dengan digelarnya prosesi pencabutan nomor urut bagi para pasangan calon (paslon). Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Barat dan dihadiri oleh para kandidat beserta tim pendukung mereka.
Pasangan calon Frederick Edwin dan H. Nanang Adriani, yang populer dengan sebutan FENA, menjadi salah satu kontestan yang menarik perhatian. Mereka hadir bersama rombongan yang terdiri dari perwakilan partai pengusung dan tim pemenangan yang solid.
Pasangan ini diusung oleh koalisi partai besar, termasuk PDI Perjuangan, PAN, PKS, NASDEM, DEMOKRAT, GERINDRA, PPP, PSI, PBB, dan Partai Gelora Indonesia. Dalam proses pencabutan nomor urut, pasangan FENA berhasil memperoleh nomor urut 1.
Kemenangan simbolis ini disambut sorak sorai dari para pendukung yang hadir di lokasi, mengisyaratkan optimisme dan keyakinan tinggi terhadap peluang kemenangan mereka di Pilkada mendatang.
Selain FENA, ada dua pasangan calon lainnya yang juga bertarung dalam kontestasi politik ini. Pasangan H. Ahmad Syaiful dan Jainudin, yang diusung oleh Partai Golkar, mendapatkan nomor urut 02.
Mereka juga mendapat dukungan kuat dari partai besar dan berharap dapat merebut hati masyarakat Kutai Barat. Sementara itu, pasangan ketiga, Sahadi dan Aleksander Edmond, diusung oleh koalisi Partai Perindo, Hanura, dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN). Mereka memperoleh nomor urut 03.
Suasana di kantor KPU Kabupaten Kutai Barat tampak meriah dan penuh antusiasme. Para pendukung masing-masing pasangan calon hadir untuk menyaksikan langsung momen penting ini. Bendera-bendera partai pengusung berkibar di sekitar area, sementara sorak-sorai para simpatisan terdengar memenuhi udara, menciptakan suasana yang semarak.
Pencabutan nomor urut ini menandai secara resmi dimulainya tahap kampanye yang lebih intensif, di mana para paslon akan bersaing ketat untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat Kutai Barat.
Dalam beberapa minggu ke depan, ketiga paslon diprediksi akan semakin giat melakukan kampanye, baik melalui pertemuan tatap muka maupun pemanfaatan media sosial dan media massa.
Fokus mereka adalah untuk menyampaikan visi dan misi serta program-program unggulan yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Kutai Barat selama lima tahun ke depan.
Laporan oleh: M. Jailani dan Liee
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan