Asahan, Beritamerdekaonline.com – 21 Febuari 2025. Pembangunan jembatan di Desa Sungai Lama, Kabupaten Asahan, menjadi sorotan setelah viral di media sosial. Jembatan yang sempat putus dan menelan delapan kendaraan kini mulai dibangun, namun tanpa papan proyek atau informasi sumber dana yang jelas.
Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Sungai Lama mengklaim proyek tersebut milik Dinas PUTR Asahan. Sebaliknya, pihak Dinas PUTR justru menyatakan bahwa proyek itu merupakan inisiatif kepala desa.
Ketua Umum DPP LSM GEMMAKO Asahan, Dodi Antoni, mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan. Ia mencurigai adanya penyimpangan dalam penggunaan anggaran pembangunan jembatan tersebut.
“Kami meminta APH untuk segera mengusut proyek ini. Jangan sampai dana APBD dan APBN disalahgunakan tanpa transparansi,” tegasnya.
GEMMAKO Asahan berkomitmen mengawal dugaan penyelewengan anggaran di wilayah Kabupaten Asahan dan mengajak masyarakat melaporkan proyek-proyek yang mencurigakan. (TIM)




Tinggalkan Balasan