SUKOHARJO, Berita Merdeka Online – Setelah resmi menjabat Kapolres Sukoharjo yang baru pada 2 Mei 2023 kemarin, AKBP Sigit langsung tancap gas menjalin silaturahmi dan koordinasi dengan Forkopimda Sukoharjo, Rabu (3/5/2023).
Kegiatan silaturahmi AKBP Sigit dengan Forkopimda Sukoharjo bertujuan untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolres Sukoharjo yang baru.
Menjaga kondusifitas keamanan wilayah Kabupaten Sukoharjo, Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit dan Forkopimda Sukoharjo sepakat kuatkan sinergitas. Kekompakan ini ditandai dengan kunjungan Kapolres Sukoharjo ke Bupati Sukoharjo, Dandim 0726/Sukoharjo dan Danyon 21 Kopassus Kandang Menjangan Kartasura.
“Polres Sukoharjo siap untuk berkoordinasi dan bekerja sama dengan Forkopimda Sukoharjo dalam menjaga kondusifitas keamanan di Kabupaten Sukoharjo,” tutur AKBP Sigit.
Pria kelahiran Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) ini mengawali karier dari pangkat Ipda. Ia menjabat sebagai perwira pertama (pama) di Polres Bengkulu pada 20 Januari 2004. Perjalanan kariernya kemudian berlanjut melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Polda Kalimantan Tengah hingga ke Polda Jawa Tengah.
Sebelum mengemban tugas baru sebagai Kapolres Sukoharjo, pada 27 November 2020 Sigit dipercaya menjabat sebagai Kasatlantas Polrestabes Semarang. Saat itu ia sudah berpangkat ajun komisaris besar polisi atau AKBP.
“Lahir di Pasuruan. Semenjak lulus SMA tahun 1995 lanjut pembelajaran Semaba Polri di Lido. Kemudian menjadi alumni Akpol (Akademi Kepolisian) pada 2003. Pernah juga menempuh pendidikan tinggi ilmu kepolisian di 2010. Pada 2015 alhamdulilah berhasil menamatkan pendidikan Magister Hukum di Universitas Lambung Mangkurat [Banjarmasin],” kenang Sigit saat menceritakan karier singkatnya.
Selama mengemban tugas sebagai Kasatlantas Polrestabes di Kota Lumpia ini dirinya tak pernah menyia-nyiakan kepercayaan atasan. Terlihat saat persiapan pembangunan pos Lebaran di Simpang Lima Semarang misalnya, ia selalu hadir mendampingi anggotanya.
Tak hanya itu, Sigit juga aktif di kegiatan sosial seperti ketika banjir bandang melanda Kota Semarang beberapa waktu lalu. Bersama anggotanya, ia turun langsung ke lapangan untuk mengevakuasi warga korban banjir di kawasan Kaligawe. (lim)




Tinggalkan Balasan