Asahan, Beritamerdekaonline.com — Sungguh sangat menyedihkan dan sangat memprihatinkan melihat kondisi Ridho Paska (21) mengidap penyakit Autis dari kecil putra tertua laki-laki dari Lindawati Pulungan istri dari Zet Roy Anju Lumban Tobing yang beralamat Airjoman, Lingkungan XIII, Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera, Selama 21 tahun di Airjoman hanya 2 kali dapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Asahan pada waktu jaman Covid 19 hanya diberi 600 dan bantuan beras saja selebihnya tidak pernah.

Diketahui, Rido Paska putranya mengidap penyakit Autis dari kecil jangankan untuk berobat ke Puskesmas ke Rumah Sakit saja sangat sulit karena ketiadaan biaya, Ayahnya yang bekerja serabutan/mocok-mocok dan ibunya bekerja sebagai Buruh Harian Lepas (BHL) perhari hanya 27Ribu Rupiah dengan menanggung beban 4 orang anak.

Dikonfirmasi Awak Media, Lindawati Pulungan pada Selasa (08/08/2023) mengatakan, Selama 21 Tahun kurang lebih hanya 2 kali dapat bantuan Pemerintah pertama kali pas Covid 19 habis itu beras selebihnya tidak pernah.

” Yang saya butuhkan saat ini hanya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Asahan hanya BPJS Gratis saja agar anak saya bisa berobat kalau untuk berharap bantuan yang lain-lain itu mustahil dan tidak mungkin”, ucapnya dengan nada sedih.

Lanjutnya, dengan kondisi ekonomi keluarga yang kami merasa tidak sanggup kepada pemerintah saya berharap dan memohon agar dibuatkan BPJS Gratis untuk anak saya yang paling tua ini, Jujur ya..!!. Untuk buang air besar saja tidak bisa dan saya yang nyebokin Ridho kemudian untuk disunat kelaminnya tidak bisa dilakukan karena anak saya setiap ada luka apapun itu ditubuhnya di kupek/garuk-garuk makin besar. Saya sangat bingung mau berbuat gimana lagi untuk anak saya. Saya berharap dan memohon sangat sekali kepada Pemerintah Kabupaten Asahan untuk memberikan permintaan saya tersebut”, pungkasnya.

Pantauan Awak Media dan Rekan-Rekan di rumah Ibu Lindawati seharusnya layak mendapat PKH dan Santunan dari Pemerintah, kita telah sepakat akan investigasi satu persatu penerima PKH di Kelurahan Binjai Serbangan dan akan mengkonfirmasi Dinas Sosial untuk meminta data -data penerima bantuan, penasaran dan bercampur geram prosedur penerima apa sih yang harus dapat disetiap bantuan Pemerintah Kabupaten Asahan itu.
(DODI ANTONI/Rekan/Tim)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.