Padang Lawas, Berita Merdeka Online – Upaya memutus rantai penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara, kini mendapat dukungan serius dengan kehadiran Rumah Pemulihan Pecandu Narkoba pertama di wilayah tersebut. Fasilitas ini merupakan cabang dari pusat rehabilitasi milik Yayasan Gemilang Sakti Jaya, yang sebelumnya telah beroperasi di Kabupaten Deli Serdang.
Rumah pemulihan yang terletak di Desa Sigorbus Julu, Kecamatan Barumun Baru, resmi membuka layanan rehabilitasi bagi pecandu maupun korban penyalahgunaan narkotika. Fasilitas ini siap menerima residen mandiri, dan telah memiliki legalitas berdasarkan Nomor AHU-0011463.AH 01.04. Tahun 2025.
Parnis Siregar, MSH, selaku penanggung jawab dan pembina Yayasan Gemilang Sakti Jaya, menjelaskan bahwa rumah pemulihan ini dilengkapi sarana dan prasarana yang memadai. Selain itu, pihaknya melibatkan tenaga profesional, seperti dokter, perawat, dan konselor bersertifikat, demi memberikan layanan rehabilitasi yang maksimal.
“Kami hadir untuk menyelamatkan generasi yang terjebak dalam jeratan narkoba. Melalui pusat pemulihan ini, kami ingin membantu pemerintah daerah maupun pusat dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika di Palas,” ujar Parnis kepada wartawan, Rabu (30/4).

Ia menambahkan bahwa rumah pemulihan ini memberikan layanan rehabilitasi bagi residen mandiri, baik rawat inap maupun rawat jalan. Selain itu, mereka juga membuka kerja sama dengan berbagai instansi seperti pemerintah, Polri, dan BNN dalam penanganan rehabilitasi pengguna narkoba.
“Kami terbuka untuk kerja sama rehabilitasi yang bersifat rujukan dari lembaga pemerintah, termasuk kepolisian dan BNN. Ini bagian dari komitmen kami untuk bersama memberantas penyalahgunaan narkoba,” tambah Parnis.
Untuk mempermudah akses layanan, masyarakat dapat menghubungi langsung nomor telepon 085262319426 atau 082272163237, atau datang langsung ke lokasi di Desa Sigorbus Julu. Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses verifikasi akan dijaga kerahasiaannya demi kenyamanan calon residen.
Parnis berharap keberadaan pusat rehabilitasi ini tidak hanya menyembuhkan para pengguna, tetapi juga memberi semangat baru bagi mereka untuk kembali hidup produktif dan berbaur di tengah masyarakat. (Bonardon)
Editor: Redaksi
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan