ACEH SELATAN, BMonline – Setelah dikeluarkannya instruksi pemerintah tanggal 16 Maret 2020 tentang mengisolasikan masyarakat, maka pengajian di Yayasan Dayah Terpadu Madinatuddiniyah Sirajul’Ibat kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, sudah seminggu yang lalu total diliburkan para santrinya.

Hal itu disampaikan oleh Pimpinan Yayasan Tgk H Mhd Ja’far Amja S.Hi, pada Wartawan, Senin (06/04/2020). Pihaknya mengatakan bahwa ada  beberapa poin santri yang di kembalikan kepada walinya dengan sebuah maklumat.

Menurut Tgk H MHD Ja’far Amja S.Hi, maklumat itu yaitu, pertama, Pimpinan Yayasan Dayah Sirajul’Ibat tidak mempertahankan para santri untuk terus menetap selama masa isolasi yang dimulai dari tanggal 27 Maret samapai dengan 25 Mai 2020.

Foto : Santri Yayasan Dayah Terpadu Madinatuddiniyah Sirajul’Ibat Kabupaten Aceh Selatan. (Muhammad Thaisir).

Lanjutnya, Kedua, Bagi santri yang berasal dari luar daerah seperti Gayo Lues, Subulussalam, Lama Inong dan Banda Aceh dibolehkan pulang dari tanggal 17 Maret 2020 yang dijemput oleh wali. Dan ketiga, Untuk beberapa orang santri yang berasal dalam satu daerah dibolehkan dijemput oleh satu orang wali.

“Sedangkan Keempat, Terkait Covid 19 (Korona Virus) yang sedang berkecamuk di dalam Negeri, maka setiap wali murid wajib mengantisifasi diri dan anaknya dengan selalu mematuhi himbauan pemerintah selama masa isolasi berlaku,” Kata Tgk H Mhd Ja’far Amja S.Hi.

“Seperti, tidak mengikuti kerumunan, tetap menjaga jarak, selalu menjaga kebersihan dan kesehatan. Tetap dirumah saja dan apabila ada terasa kurang sehat maka segeralah memeriksakan diri ke Puskesmas,” Imbuh Pimpinan Yayasan.

Ia menambahkan, dengan keberadaan para santri yang berjumlah 215 orang pada kesempatan itu, Pimpinan Yayasan Dayah Salafi ini juga mengucapkan terimakasihnya kepada para wali yang telah berperan menghidupkan Yayasan Dayah Sirajul’Ibat sebagai salah satu Syi’ar Agama.

“Dalam masa didikan kami, dimana ada kesalahan dan kekurangan, dari seluruh pihak Yayasan kami mohon maaf,” Pintanya.

“Kita juga sama – sama memohon kepada Allah, agar keadaan wabah seperti ini Allah segera memulihkan dan kita juga mendoakan kepada semua pihak yang sudah terlibat didalam penanganan Covid 19, agar mendapat keberkahan dan imbalan dari Allah SWT,” tutup Tgk H Mhd Ja’far. (Muhammad Thaisir)

Penulis : Muhammad Thaisir


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.