Solo, Beritamerdekaonline.com – Jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Laskar Gibran melaksanakan kunjungan kehormatan ke kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, di kawasan Sumber, Solo, Jawa Tengah. Pertemuan yang berlangsung khidmat selama dua jam tersebut menjadi momentum krusial bagi organisasi relawan untuk memperkuat koordinasi sekaligus menegaskan loyalitas dalam mengawal keberlanjutan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Pandapotan Sirait, S.Ds., M.Pd., menyampaikan bahwa agenda utama kedatangan mereka adalah untuk bersilaturahmi sekaligus melaporkan hasil pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres pekan lalu.
”Kami sampaikan kepada Bapak Jokowi bahwa Laskar Gibran tetap setia dan tegak lurus mendukung penuh program-program pemerintahan Prabowo-Gibran. Kami juga melaporkan rencana strategis organisasi ke depan,” ujar Leonardo Sirait usai pertemuan.
Beliau memaparkan sejumlah program Laskar Gibran yang telah berjalan maupun yang akan segera diluncurkan. Fokus utama program-program tersebut adalah penciptaan lapangan kerja baru, khususnya melalui pemberdayaan sektor ekonomi digital.
Persiapan Kopdarnas dan Pelantikan 34 Ketua DPW
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah rencana penyelenggaraan Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) yang akan dirangkaikan dengan pelantikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskar Gibran dari 34 provinsi, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) YouTuber Nusantara. Leonardo mengungkapkan bahwa Joko Widodo menyambut positif rencana tersebut dan menyatakan kesediaannya untuk meluangkan waktu hadir dalam agenda yang akan dipusatkan di Solo itu.
Dalam kesempatan yang sama, Laskar Gibran memperkenalkan sejumlah lini usaha berbasis platform digital yang dirancang untuk memberdayakan masyarakat. Program unggulan seperti Laundry Kita, Antar Kita, Kepul, dan Lumbung Kita diproyeksikan menjadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan yang selaras dengan visi digitalisasi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pertemuan tersebut juga menjadi ajang penyampaian gagasan internasional oleh Arjun Roy, Ketua Bidang Luar Negeri Pemerintahan & Otonomi Daerah Laskar Gibran. Arjun mengusulkan inisiatif pemetaan talenta diaspora Indonesia melalui platform digital kepada Joko Widodo.
”Indonesia memiliki jutaan diaspora yang merupakan aset strategis. Kami mengusulkan sistem identifikasi keahlian dan persebaran diaspora agar potensi mereka dapat dikoneksikan langsung dengan kebutuhan pembangunan di berbagai daerah, baik melalui transfer teknologi maupun akses investasi global,” jelas Arjun Roy.
Ia mencontohkan keberhasilan negara-negara maju seperti India dalam mengelola diaspora sebagai kekuatan ekonomi dan jaringan bisnis dunia. Gagasan ini diharapkan menjadi gerakan kolaboratif yang terintegrasi dengan pemerintah daerah demi kemajuan nasional.
Menutup pertemuan tersebut, jajaran pengurus Laskar Gibran memohon arahan dari Joko Widodo agar langkah strategis organisasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, dapat memberikan kontribusi nyata bagi masa depan Indonesia.

Tinggalkan Balasan