JEPARA, Beritamerdekaonline.com – Seminar Kebangsaan dengan tema Sosialisasi Empat Konsensus Dasar Bangsa diselenggarakan di Desa Tigajuru Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara, Minggu (21/11/2022) bertempat di aula balai Desa setempat. Acara yang dikoordinir oleh tim Sahabat Lestari itu dihadiri sekitar 150 undangan dari warga desa sekitar.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dengan doa pembuka yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Dilanjutkan sambutan oleh Perangkat Desa yang diwakili sekretaris desa, unsur BPD Kushananto, anggota DPRD Jepara dari fraksi Nasdem Padmono Wisnugroho, SH, dan salah satu staff dari Wakil Ketua MPR RI Dr. Hj. Lestari Moerdijat, SS., MM.

Dalam paparannya, Mas Wisnu (panggilan akrab Padmono Wisnugroho) menyampaikan tentang degradasi moral yang terjadi di masyarakat.

“Dalam satu dekade belakangan ini terjadi degradasi moral yang masif pada masyarakat, terutama kalangan muda. Padahal mereka itu kaum milenial, generasi yang digadang-gadang sebagai pemimpin bangsa kelak,” kata Wisnu.

Peserta seminar menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya (Foto: KSM)

Menurutnya, hal ini disebabkan karena kalangan muda sangat erat kehidupannya dengan teknologi informatika yaitu internet. Pengaruh negatif dari internet begitu mudah masuk pada mereka karena kurang diimbangi pendidikan moral, budi pekerti dan kegiatan keagamaan.

Lebih lanjut Wisnu menambahkan, kalau kurangnya pengetahuan dan penerapan tentang 4 konsensus dasar bangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi salah satu faktor terjadinya degradasi moral pada generasi muda.

Di tengah paparannya, Wisnu juga meminta kepada hadirin yang sebagian besar dari kalangan muda untuk maju ke depan menghafalkan Pancasila dan lagu kebangsaan, dan disambut dengan antusias karena peserta sosialisasi yang hadir siang itu banyak yang mengangkat tangan untuk bisa maju ke depan.

“Empat konsensus ini wajib dimengerti dan diterapkan oleh para generasi penerus bangsa, agar keberlangsungan dan kejayaan Indonesia dapat tercapai. Untuk itu para generasi muda juga perlu diselamatkan dari pengaruh negatif yang masuk melalui internet,” pungkas Wisnu.

Sebelum adzan duhur, seluruh rangkaian acara sudah selesai dan diakhiri doa penutup yang dipimpin tokoh agama desa Tigajuru. (KSM)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.